Persija Jakarta resmi menambah amunisi di bursa transfer Super League 2025/2026. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu mengumumkan kedatangan penjaga gawang Aqil Savik dari Bhayangkara FC.
Aqil menjadi pemain kedua yang diresmikan Persija untuk persiapan musim baru. Kiper asal Bandung, Jawa Barat, tersebut dikontrak selama satu musim.
Kedatangan Aqil membuat komposisi penjaga gawang Persija semakin padat. Sebelum merekrutnya, Persija sudah memiliki Andritany Ardhiyasa, Cyrus Margono, dan Hafizh Rizkianur di posisi yang sama.
Baca juga: Kontrak Habis, Persib Bandung Resmi Berpisah dengan Sergio Castel
Aqil Savik ke Persija dengan Kontrak Semusim
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyambut positif bergabungnya Aqil Savik. Ia menilai performa Aqil pada musim sebelumnya menjadi salah satu alasan Persija optimistis dengan transfer ini.
“Kami sangat senang Aqil bisa bergabung dengan Persija,” ujar Mohamad Prapanca.
“Berdasarkan performa yang telah ia tunjukkan di Super League musim lalu, kami optimistis dia dapat bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi perjalanan tim musim depan,” jelas Panca, panggilan Prapanca.
Aqil sendiri memandang kepindahan ini sebagai langkah penting dalam karier profesionalnya. Ia menyebut Persija sebagai klub besar yang memiliki sejarah panjang dan dukungan suporter yang kuat.
“Saya melihat ini sebagai tantangan baru sekaligus kesempatan yang luar biasa untuk karier sepak bola profesional saya,” tutur Aqil.
“Persija adalah klub besar dengan sejarah panjang serta memiliki suporter yang luar biasa,” ucapnya.
Rekam Jejak Aqil Savik Sebelum Gabung Persija
Sebelum bergabung dengan Persija, Aqil Savik berstatus kiper utama Bhayangkara FC pada musim lalu. Ia mencatatkan 30 penampilan, kebobolan 39 kali, dan menorehkan sembilan laga nirbobol.
Aqil juga pernah memperkuat Persib Bandung. Dalam catatan karier profesionalnya, Persija menjadi klub ketiga yang ia bela setelah Persib Bandung dan Bhayangkara FC.
Sepanjang kiprahnya di Liga Indonesia, Aqil membukukan 57 pertandingan. Dari jumlah tersebut, ia mencatatkan 76 kali kebobolan dan 15 clean sheet.
Dengan masuknya Aqil, persaingan di bawah mistar gawang Persija berpotensi semakin ketat. Ia harus bersaing dengan para kiper yang lebih dulu berada di skuad Macan Kemayoran.
Aqil menegaskan bahwa kesamaan visi dengan manajemen menjadi salah satu pertimbangannya menerima pinangan Persija. Ia merasa keputusan ini sejalan dengan target yang ingin dicapai ke depan.
“Saya dan manajemen memiliki visi yang jelas dan sejalan. Hal itu membuat saya semakin yakin bahwa Persija adalah tujuan yang tepat untuk mencapai target-target besar kedepannya,” kata Aqil.
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

