Frank Lampard membawa Coventry City promosi ke Premier League pada Sabtu dini hari WIB usai bermain imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers di Ewood Park. Hasil itu mengakhiri penantian 25 tahun Coventry City untuk kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Coventry City memastikan promosi otomatis dengan menyisakan tiga pertandingan reguler. Tim berjuluk The Sky Blues itu juga memimpin klasemen dengan selisih 11 poin atas pesaing terdekat, Ipswich Town.
“Sunggu malam spesial bagi klub sepak bola ini, yang mana pencapaian ini lebih besar dari kita semua,” kata Frank Lampard dalam laman ESPN di Jakarta, Sabtu.
Keberhasilan ini menjadi momen penting bagi Coventry City. Klub tersebut merupakan salah satu pendiri Liga Premier dan terakhir kali bermain di kompetisi itu sebelum terdegradasi pada 2001.
Di bawah asuhan Lampard, Coventry tampil dominan sepanjang musim ini di Liga Championship. Mantan gelandang Chelsea itu dinilai mampu mengangkat kembali mentalitas tim yang sempat terpuruk hingga divisi keempat sepak bola Inggris pada 2017.
Kepastian promosi diraih secara dramatis. Bobby Thomas mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan pada menit ke-84 untuk memastikan hasil imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers.
Gol tersebut langsung memicu selebrasi besar dari sekitar 7.000 pendukung Coventry City. Mereka memadati tribun tandang di Lancashire untuk menyaksikan tim kesayangan mereka kembali ke Premier League.
Lampard juga memberi apresiasi kepada semua pihak di klub. Ia secara khusus menyebut peran manajer sebelumnya, Mark Robins, dalam perjalanan panjang Coventry City hingga kembali ke papan atas.
“Mark Robins, tentu saja, dia harus mendapatkan apresiasi. Tapi ini pencapaian yang amat sangat besar dari semua orang dan ini benar-benar istimewa,” ujar mantan pelatih Everton itu.
Lampard mengaku sangat emosional merayakan promosi bersama para penggemar. Menurut dia, dedikasi suporter selama 25 tahun menjadi dorongan besar bagi tim sepanjang musim ini.
Prestasi ini membuat Lampard kembali hadir di Premier League musim depan sebagai pelatih. Setelah sebelumnya menangani Chelsea dan Everton, ia kini sukses membawa Coventry City menuntaskan kebangkitan mereka dari divisi bawah.
Sumber: ANTARA News

