Arsenal melalui Eberechi Eze pada Rabu, 15 April 2026, di Jakarta, menegaskan target mereka untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Gelandang serang The Gunners itu ingin mewujudkan mimpi masa kecilnya bersama klub London tersebut.
Eze mengaku sudah lama memandang Liga Champions sebagai kompetisi istimewa. Ia tumbuh dengan menyaksikan turnamen itu di televisi, termasuk perjalanan Arsenal ke final pada 2006.
“Liga Champions itu spesial. Sejak kecil, menontonnya di TV dan bermimpi bermain di kompetisi ini, menjadikannya sebagai tujuan sejak usia muda. Ini sesuatu yang sangat spesial dan tidak saya anggap remeh,” kata Eze, dikutip dari laman resmi Arsenal, Rabu.
Pemain berusia 27 tahun itu mengatakan situasi Arsenal saat ini membuat ambisinya terasa semakin nyata. Menurut dia, berada dalam posisi untuk memenangi kompetisi tersebut menjadi hal yang sangat berarti.
“Berada di posisi di mana kami bisa memenangkan kompetisi ini dan memiliki peluang nyata, bagi saya itu hal yang paling spesial. Saya bersyukur kepada Tuhan atas hal itu,” tambah dia.
Eze juga menyinggung kenangannya terhadap skuad Arsenal 2006. Saat itu, The Gunners mampu melangkah sampai final usai menyingkirkan tim-tim besar seperti Real Madrid dan Juventus.
Ia ingin timnya mengulang pencapaian tersebut, lalu melangkah lebih jauh dengan mengangkat trofi. Menurut Eze, mentalitas seperti itu juga ada dalam skuad Arsenal saat ini.
“Itulah mentalitasnya, dan mereka (skuad Arsenal 2006) punya itu. Kami juga memilikinya sekarang, dan itu spesial untuk menjadi bagian darinya, dan tentu saja sesuatu yang menjadi bahan mimpi,” kata pemain 27 tahun tersebut.
Arsenal akan menghadapi Sporting CP pada leg kedua babak perempat final Liga Champions. Pertandingan itu digelar di Stadion Emirates, Kamis (16/4) pukul 02.00 WIB.
The Gunners membawa modal positif ke laga tersebut. Mereka sebelumnya memenangi leg pertama dengan skor 1-0.
Jika berhasil lolos, Arsenal akan mencapai semifinal Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun. Pada musim lalu, langkah mereka terhenti setelah disingkirkan Paris Saint-Germain yang kemudian menjadi juara.
Meski unggul agregat, Eze menilai pertandingan nanti tidak akan mudah. Ia mengingatkan bahwa Sporting datang ke Stadion Emirates dengan status juara “back-to-back” Liga Portugal.
Karena itu, fokus utama Arsenal adalah menjaga cara bermain mereka sendiri. Eze menilai kualitas timnya cukup untuk memberikan penampilan terbaik pada laga penentuan tersebut.
“Sulit untuk berspekulasi, tapi fokus utama adalah bagaimana kami akan bermain, bagaimana kami menjalankan permainan, dan menjadikannya sebagai fokus utama, karena jika begitu, kami percaya kami punya cukup kualitas untuk memberikan performa terbaik dan membalikkan keadaan,” ucap Eze.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

