Pelatih Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi meminta maaf setelah timnya kalah 0-3 dari Brentford pada laga perdana Liga Inggris 2026/27, Sabtu, di Stadion Gtech Community. Pernyataan itu disampaikan De Zerbi pada Minggu, 23 Agustus 2026, usai hasil buruk yang membuka musim baru Spurs.
De Zerbi menilai kondisi fisik timnya belum ideal untuk memulai kompetisi. Ia menyebut faktor itu sudah terlihat bahkan sebelum pertandingan melawan Brentford.
“Saya minta maaf atas hasil itu. Saya minta maaf atas performa tim, demi para pemain dan juga penggemar kami. Tapi, saya sudah tahu sebelum pertandingan—bahkan sejak hari Sabtu lalu saat melawan Hoffenheim—bahwa kondisi fisik kami belum berada di titik yang ideal karena berbagai alasan,” kata De Zerbi, dikutip dari laman resmi Spurs, Minggu.
Dalam pertandingan di Stadion Gtech Community, Brentford mencetak tiga gol melalui Keane Lewis-Potter pada menit ke-12, Vitaly Janelt pada menit ke-33, dan Michael Kayode pada menit ke-49. Kekalahan itu menjadi awal yang mengecewakan bagi Tottenham Hotspur di musim 2026/27.
Menurut De Zerbi, kesiapan fisik tim belum sempurna karena beberapa pemain terlambat bergabung setelah membela negara masing-masing pada Piala Dunia 2026. Situasi itu membuat persiapan tim selama pramusim di Australia tidak berjalan maksimal.
Pelatih asal Italia itu juga menyoroti performa timnya di lapangan. Ia menilai Spurs terlalu sering kalah dalam duel dan gagal menentukan waktu yang tepat untuk melakukan pressing tinggi.
“Kami kalah dalam terlalu banyak duel. Kami juga gagal menemukan waktu yang tepat untuk menerapkan pressing tinggi,” ujarnya.
Hasil tersebut menambah beban Tottenham Hotspur, yang dalam dua musim terakhir terus berada dekat zona degradasi. Dalam dua musim itu, Spurs selalu finis di posisi ke-17, hanya satu tingkat di atas zona merah.
Pada musim lalu, Tottenham Hotspur bahkan baru memastikan selamat dari degradasi pada pekan terakhir. Karena itu, kekalahan telak di laga pembuka menjadi sinyal buruk bagi upaya mereka memulai musim dengan lebih baik.
Meski demikian, De Zerbi meminta timnya tetap tenang menghadapi situasi ini. Ia menegaskan Spurs harus segera berbenah dan mengalihkan fokus ke dua laga kandang dalam sepekan ke depan.
Tottenham Hotspur dijadwalkan menghadapi Charlton Athletic pada Kamis (27/8) pukul 01.45 WIB di putaran kedua Piala Liga. Setelah itu, mereka akan melawan Newcastle United pada Sabtu (29/8) pukul 23.30 WIB.
“Tentu saja, kami harus berbenah dan memberikan lebih dari yang kami tunjukkan hari ini, baik secara individu maupun kolektif. Namun, tetaplah tenang, karena proyek ini baru saja dimulai dan menurut saya kami sedang bekerja dengan baik,” tutup dia.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

