Emiliano Buendia tetap bangga dengan penampilan Aston Villa saat kalah 1-2 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada Piala Super Eropa, Kamis WIB, di Red Bull Arena, Jerman. Kekalahan itu membuat Villa gagal meraih gelar, meski mampu memberi perlawanan sengit kepada juara Liga Champions tersebut.
PSG lebih dulu unggul lewat gol Khvicha Kvaratskhelia. Aston Villa kemudian menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama melalui Brian Madjo. Namun, tim asal Prancis itu memastikan kemenangan berkat gol Desire Doure pada babak kedua.
“Saya pikir kami bisa sangat bangga dengan pertandingan yang kami jalani,”
Pernyataan itu disampaikan Buendia dalam laman resmi Aston Villa, Kamis. Gelandang asal Argentina itu menilai timnya tampil baik meski hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.
Aston Villa menjalani laga ini tanpa tiga pemain pilar. Mereka adalah Ezri Konsa, Ollie Watkins, dan kiper Emiliano Martinez. Meski begitu, tim asuhan Unai Emery tetap mampu menyulitkan PSG sepanjang pertandingan.
Secara statistik, Villa memang kalah dalam penguasaan bola. Namun, mereka justru mencatatkan jumlah tembakan lebih banyak dibandingkan PSG. Aston Villa melepaskan 15 tembakan dengan lima di antaranya menjadi peluang emas.
Sementara itu, PSG membuat 12 tembakan. Dari jumlah tersebut, tiga tembakan mengarah tepat ke sasaran. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
“Ketika mendapatkan peluang, mereka mampu mencetak gol dan akhirnya memenangkan pertandingan itu,”
Buendia menilai PSG tampil lebih klinis saat mendapat kesempatan. Hal itu menjadi faktor utama yang membuat Aston Villa harus pulang tanpa trofi dari Red Bull Arena.
Pelatih Unai Emery juga mengaku bangga dengan penampilan timnya. Ia secara khusus menyoroti George Hemmings dan Brian Madjo, yang dinilai mampu menunjukkan level permainan yang diharapkan.
“Kami berusaha membuat mereka siap bermain dan mencapai level yang mereka tunjukkan hari ini,”
Ucapan Emery itu menegaskan kepuasannya terhadap kesiapan pemain muda dan kontribusi mereka di laga penting tersebut. Madjo sendiri menjadi salah satu sorotan setelah mencetak gol penyeimbang untuk Villa.
Walau gagal menjuarai Piala Super Eropa, Aston Villa tetap menunjukkan daya saing melawan salah satu tim terkuat Eropa saat ini. Penampilan itu menjadi modal positif bagi tim asuhan Emery untuk menatap laga berikutnya.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

