Bendera Palestina terlihat berkibar di Stadion Boston, Amerika Serikat, Kamis, saat laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko.
Bendera itu dibawa oleh tiga suporter yang hadir dengan berbagai pernak-pernik, termasuk shemagh atau syal khas Timur Tengah. Kehadiran mereka menarik perhatian penonton di stadion.
Saat dicoba diwawancarai, ketiga suporter tersebut tidak dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Mereka hanya meneriakkan kata “Palestina” di tengah suasana pertandingan.
“Palestina”
Teriakan itu mendapat sambutan meriah, terutama dari para pendukung tim nasional Maroko. Suasana tribun pun semakin hidup menjelang pertandingan dimulai.
Laga Prancis kontra Maroko memang tidak hanya dihadiri suporter dari dua negara peserta. Sejumlah penonton dari negara lain juga tampak memadati stadion.
Mereka datang dari Amerika Serikat, Meksiko, Kroasia, Kolombia, dan Brasil. Kehadiran penonton lintas negara itu menambah atmosfer internasional pada pertandingan tersebut.
Para penonton disebut tidak sabar menyaksikan duel yang diperkirakan berlangsung sengit. Pertemuan Prancis dan Maroko juga memiliki latar rivalitas dari turnamen sebelumnya.
Kedua tim pernah bertemu pada semifinal Piala Dunia 2022. Pada laga itu, Prancis menang 2-0 atas Maroko.
Dikutip dari 11v11, Prancis dan Maroko sudah enam kali bertemu sejak tahun 1988. Dari jumlah itu, Prancis meraih empat kemenangan dan sekali kalah.
Satu pertandingan lainnya berakhir imbang. Catatan itu menunjukkan Prancis lebih unggul dalam rekor pertemuan kedua tim.
Fakta lain yang menonjol dari skuad Maroko di Piala Dunia 2026 adalah keberadaan beberapa pemain yang berkarier di Liga Prancis. Mereka menjadi bagian penting tim pada turnamen kali ini.
Pemain-pemain tersebut adalah Achraf Hakimi dari Paris Saint-Germain, Ayyoub Bouaddi dari Lille, Samir El Mourabet dari Strasbourg, Gessime Yassine dari Strasbourg, dan Amine Sbai dari Angers.
Pertemuan Prancis dan Maroko di Boston pun menghadirkan cerita bukan hanya dari lapangan, tetapi juga dari tribun penonton. Salah satunya adalah kemunculan bendera Palestina yang disambut hangat sebagian suporter.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

