Suporter Paraguay Mulai Berdatangan 5 Jam Sebelum Pertandingan Kontra Prancis
Piala Dunia

Suporter Paraguay Mulai Berdatangan 5 Jam Sebelum Pertandingan Kontra Prancis

Suporter Paraguay Sudah Memadati Philadelphia Jelang Lawan Prancis

Ratusan suporter Paraguay sudah berkumpul sejak Sabtu di Philadelphia, Amerika Serikat, lima jam sebelum laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Prancis di Stadion Philadelphia.

Mereka mulai memadati kawasan Packer Park di Philadelphia selatan sejak sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Lokasi itu berjarak sekitar dua kilometer dari stadion. Pertandingan Prancis vs Paraguay dijadwalkan dimulai pukul 17.00.

Mayoritas pendukung Paraguay mengenakan jersei tim nasional berwarna putih merah. Mereka juga membawa berbagai atribut tim dan mengibarkan bendera Paraguay.

Sejumlah suporter bahkan menyalakan suar merah putih, warna khas skuad Paraguay. Setelah berkumpul, mereka lalu berjalan bersama menuju Stadion Philadelphia. Pintu stadion dibuka untuk suporter mulai pukul 14.00 waktu setempat.

Di sepanjang perjalanan, para pendukung bernyanyi dan menari untuk memberi semangat kepada Paraguay. Tim itu datang ke laga ini dengan status kuda hitam saat menghadapi Prancis.

“Pertandingan akan sulit. Namun kami tidak akan menyerah. Kami akan memberikan segalanya di lapangan,” ujar Atilio.

Atilio mengatakan Paraguay harus mewaspadai semua pemain Prancis. Namun, dia menyoroti Kylian Mbappe sebagai ancaman utama.

Mbappe sudah mencetak enam gol selama Piala Dunia 2026. Jumlah itu terpaut satu gol dari Lionel Messi yang untuk sementara memimpin daftar pencetak gol dengan tujuh gol.

Selain itu, Mbappe telah mengoleksi 18 gol sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia. Dia juga memegang rekor sebagai pemain dengan gol terbanyak di fase gugur Piala Dunia, yakni 10 gol.

Ancaman lain datang dari Michael Olise. Dia sudah membuat lima assist dan menjadi pemimpin daftar assist sementara di Piala Dunia 2026.

“Kalau mereka (Mbappe dan Olise) menguasai bola, maka akan berbahaya. Akan tetapi, kami memiliki pertahanan yang bagus,” kata Atilio.

Menurut Atilio, suporter Paraguay yang hadir di Philadelphia datang dari berbagai wilayah di Amerika Serikat. Beberapa lainnya datang langsung dari Paraguay. Karena itu, sebagian dari mereka disebut tidak bisa berbahasa Inggris sama sekali.

“Kalau kami datang dari New York. Kami menyewa tiga bus,” tutur Atilio.

Laga Prancis melawan Paraguay menjadi pertandingan 16 besar kedua di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Kanada menghadapi Maroko di Houston, Amerika Serikat.

Paraguay lolos ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Jerman lewat adu penalti di 32 besar. Pertandingan itu berakhir 1-1 pada waktu normal.

Sementara itu, Prancis memastikan tempat di fase ini usai mengalahkan Swedia dengan skor 3-0.

Berdasarkan laman 11v11, Prancis dan Paraguay sudah lima kali bertemu di berbagai ajang. Prancis memenangi tiga laga, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.

Kedua tim pertama kali bertemu pada Piala Dunia 1958. Pertemuan terakhir mereka terjadi pada 2017 dalam laga persahabatan.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Komentar