Pelatih Arema FC Marcos Santos menilai kekalahan 2-3 dari Persik Kediri pada Minggu, 3 Mei 2026, di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, disebabkan minimnya intensitas dan determinasi timnya pada babak pertama.
Marcos menyebut Arema FC baru menunjukkan reaksi setelah turun minum. Menurut dia, teguran keras di ruang ganti membuat pemain tampil lebih agresif pada babak kedua. Perubahan itu juga membantu timnya mencetak dua gol balasan.
“Pada jeda pertandingan saya harus menegur para pemain agar bereaksi. Jika tidak, kami bisa menanggung malu lagi,” kata Marcos dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Ia menjelaskan para pemain belum siap saat laga dimulai. Kondisi itu membuat Arema FC kesulitan mengimbangi permainan Persik Kediri pada babak pertama.
“Pemain pada babak pertama belum siap. Setelah jeda mereka mencoba bereaksi dan kembali masuk ke dalam permainan,” ucapnya.
Meski sudah aman dari ancaman degradasi, Marcos menegaskan Arema FC tetap memburu hasil maksimal pada sisa pertandingan musim ini. Ia menilai situasi aman di klasemen membuat sebagian pemain terlalu santai dalam beberapa laga terakhir.
“Kami harus terus mencari poin untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus melihat pemain untuk musim depan,” tuturnya.
Pemain Arema FC Walisson Maia juga mengakui timnya tampil jauh di bawah standar pada babak pertama. Bek asal Brasil itu menilai tiga gol Persik seharusnya bisa dihindari jika seluruh pemain lebih fokus sejak awal pertandingan.
“Babak pertama kami sangat jauh dari apa yang mampu kami lakukan,” katanya.
Walisson mengatakan teguran pelatih saat jeda pertandingan membangkitkan semangat tim untuk memperbaiki permainan. Arema FC sempat mencoba membalikkan keadaan dan memiliki peluang untuk menyamakan skor.
“Kami mencoba membalikkan keadaan dan punya peluang menyamakan skor. Sekarang kami harus evaluasi dan fokus ke laga berikutnya,” tutup Walisson.
Kekalahan ini membuat evaluasi menjadi fokus utama Arema FC untuk laga selanjutnya. Tim berjuluk Singo Edan itu tetap memburu poin demi memperbaiki posisi klasemen, sekaligus menilai komposisi pemain untuk musim depan.
Sumber: ANTARA News

