Kamboja Nilai Kekalahan dari Indonesia sebagai Pengalaman Penting untuk Evaluasi Tim
Piala Dunia

Kamboja Nilai Kekalahan dari Indonesia sebagai Pengalaman Penting untuk Evaluasi Tim

Pelatih timnas Kamboja Koji Gyotoku menyebut kekalahan 1-5 dari Indonesia pada Senin di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai pengalaman berharga. Laga itu merupakan pertandingan Grup A Piala AFF 2026 yang berakhir dengan kemenangan telak untuk tuan rumah.

Gyotoku menilai timnya mendapat pelajaran penting saat menghadapi Indonesia. Menurut dia, lawannya memiliki pemain-pemain berkualitas yang memberi ujian besar bagi Kamboja.

“Sayang sekali kami kalah dalam laga ini, tapi kami dapat pengalaman bagus karena Indonesia adalah tim dengan pemain berkualitas,” kata Gyotoku pada jumpa pers pascapertandingan di Stadion Pakansari, Senin.

Dalam pertandingan itu, Kamboja hanya mampu mencetak satu gol. Gol semata wayang tim tamu lahir pada menit 48 melalui Sokmeng Chea.

Sementara itu, Indonesia mencetak lima gol lewat tiga pemain berbeda. Debutan Indonesia Mitchell Baker menyumbang tiga gol, sedangkan dua gol lain dicetak Sandy Walsh dan Jens Raven.

Hasil ini menjadi kekalahan kedua Kamboja di fase grup. Sebelumnya, mereka juga takluk saat menghadapi Singapura pada laga pertama.

Bagi Indonesia, kemenangan tersebut menjadi awal yang baik di Grup A. Tim Merah Putih menempati posisi ketiga dengan tiga poin, sedangkan Kamboja berada di posisi keempat tanpa poin.

Peluang Kamboja untuk melaju ke semifinal kini sangat tipis. Meski begitu, Gyotoku menegaskan timnya belum menyerah dalam persaingan grup.

“Kami akan berusaha maksimal dalam dua pertandingan sisa tersebut,” tutup pelatih asal Jepang tersebut.

Pada dua laga tersisa babak grup, Kamboja akan menjalani pertandingan kandang melawan Timor Leste. Laga itu dijadwalkan berlangsung pada Senin (3/8) pukul 17.30 WIB.

Setelah itu, Kamboja akan melakoni laga tandang melawan Vietnam empat hari berikutnya. Dua pertandingan tersebut akan menentukan nasib mereka di Grup A Piala AFF 2026.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar