Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberi pujian kepada gelandang Persija Jakarta, Rayhan Hannan. Herdman menilai Hannan sebagai pemain muda yang bagus dan memiliki paket lengkap untuk peran gelandang serang.
Pujian itu disampaikan setelah Herdman bisa melihat kemampuan Hannan lebih dekat dalam pemusatan latihan atau TC Timnas Indonesia. Hannan menjadi salah satu pemain yang mendapat panggilan untuk agenda proyeksi Piala AFF 2026 dan FIFA Matchday Juni 2026.
Menurut Herdman, salah satu hal yang membuat Hannan menonjol adalah intensitas permainannya. Aspek tersebut dinilai penting dalam pendekatan taktik yang sedang ia tanamkan di Timnas Indonesia.
Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026
Rayhan Hannan Dipuji John Herdman karena Intensitas
Herdman mengatakan Hannan punya karakter yang sesuai dengan kebutuhan permainan yang ia inginkan. Ia melihat pemain berusia 22 tahun itu memiliki keinginan alami untuk memenangkan bola.
“Dia adalah pemain muda yang bagus. Saya senang dengan intensitasnya. Satu hal yang ditekankan dalam cetak biru taktis yang kami tanamkan di Indonesia adalah membutuhkan intensitas,” kata Herdman saat ditemui wartawan di Stadion Madya, dikutip Minggu (31/5/2026).
Herdman juga menilai Hannan tidak perlu banyak diarahkan untuk menunjukkan agresivitas dalam permainan. Keinginan untuk merebut bola disebut sudah muncul secara natural dari pemain Persija Jakarta tersebut.
Karakter itu menjadi salah satu alasan Herdman memberi perhatian khusus kepada Hannan. Bagi Herdman, intensitas tidak hanya berkaitan dengan pergerakan saat menyerang, tetapi juga kemauan untuk kembali merebut penguasaan setelah kehilangan bola.
Performa Rayhan Hannan bersama Persija Jadi Sorotan
Penilaian Herdman terhadap Hannan juga berkaitan dengan performanya bersama Persija Jakarta. Dalam lima laga terakhir musim ini, Hannan selalu dipercaya tampil sejak menit awal.
Dalam periode tersebut, Hannan mencatat dua gol dan satu assist. Catatan itu membuat Herdman melihat adanya kontribusi nyata dari Hannan, terutama sebagai pemain yang beroperasi di lini serang.
Herdman menyebut Hannan tidak hanya memiliki kemampuan menyerang. Ia juga melihat gelandang kelahiran Jakarta itu punya daya juang ketika tim kehilangan bola.
“Tapi saya juga menikmati, terutama untuk Persija, kemampuan kreatifnya di lima pertandingan terakhir musim ini. Saya rasa dia menunjukkan bahwa dia bisa mencetak gol, dia bisa memecah garis pertahanan, dan ketika dia kehilangan bola, dia bersedia untuk merebutnya kembali,” ujar Herdman.
Lebih lanjut, Herdman menilai karakter seperti itu tidak banyak terlihat pada pemain menyerang di Indonesia. Ia menyebut ada pemain menyerang yang tidak menjadikan momen kehilangan bola sebagai tanggung jawab utama mereka.
Dalam pandangan Herdman, Hannan berbeda karena menikmati bagian permainan tersebut. Hal itu membuatnya menilai Hannan sebagai pemain muda dengan kualitas komplet untuk peran gelandang serang.
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

