Zlatko Dalic Resmi Tinggalkan Timnas Kroasia
Federasi sepak bola Kroasia, HNS, pada Rabu mengumumkan Zlatko Dalic meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala Timnas Kroasia. Pengumuman itu disampaikan melalui kanal media sosial resmi HNS. Keputusan ini mengakhiri kerja sama kedua pihak setelah sembilan tahun.
HNS menyebut Dalic menutup sebuah era yang sangat sukses bersama Vatreni, julukan Timnas Kroasia. Federasi juga menegaskan pelatih tersebut meninggalkan warisan besar selama memimpin tim nasional.
“Setelah hampir sembilan tahun, Zlatko Dalic memutuskan mengakhiri era sukses yang luar biasa sebagai pimpinan di kemudi Vatreni (julukan Timnas Kroasia),”
Dalam pernyataan yang sama, HNS menyampaikan apresiasi atas dedikasi Dalic. Federasi berterima kasih atas kerja keras, kebersamaan, dan capaian yang diraih Timnas Kroasia selama masa kepemimpinannya.
“Terima kasih atas segalanya, atas kemenangan, kesuksesan, keberhasilan lolos ke turnamen, medali, kebersamaan, rasa hormat, serta perjuangan gigih Anda demi Kroasia, baik di dalam maupun di luar lapangan,”
Zlatko Dalic pertama kali diumumkan sebagai pelatih kepala Timnas Kroasia pada 7 Oktober 2017. Ia masuk menggantikan Ante Cacic dan kemudian membawa Kroasia meraih sejumlah hasil penting di level internasional.
Selama menangani Vatreni, Dalic membawa Kroasia finis peringkat kedua Piala Dunia 2018. Ia juga mengantar tim itu menempati peringkat ketiga Piala Dunia 2022. Di level Eropa, pencapaian terbaik Kroasia bersamanya di Euro adalah babak 16 besar edisi 2020.
Dalic juga berhasil membawa Kroasia menjadi peringkatkedua UEFA Nations Cup 2022/2023. Catatan itu menambah daftar prestasi tim nasional tersebut dalam periode kepelatihannya.
Pada putaran final Piala Dunia 2026, perjalanan Kroasia bersama Dalic terhenti di babak 32 besar. Kroasia saat itu dihentikan Portugal 2-1. Hasil tersebut menjadi penutup kiprah Dalic di turnamen besar bersama tim nasional.
Secara keseluruhan, Dalic memimpin Timnas Kroasia dalam 111 pertandingan di berbagai ajang. Dari jumlah itu, ia mencatat rata-rata 1,86 poin per pertandingan.
Sebelum menangani Timnas Kroasia, pelatih berusia 59 tahun itu sempat memiliki pengalaman di level klub. Ia pernah melatih klub Kroasia seperti HNK Rijeka, serta klub di Jazirah Arab seperti Al Ain hingga Al Hilal.
Kepergian Dalic menandai berakhirnya salah satu periode paling berhasil dalam sejarah modern Timnas Kroasia. Selama hampir satu dekade, ia menjadi sosok penting di balik konsistensi Kroasia di pentas dunia.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

