Wolves bertekad kembali ke Liga Inggris setelah dipastikan terdegradasi musim ini
Liga Inggris

Wolves bertekad kembali ke Liga Inggris setelah dipastikan terdegradasi musim ini

Wolverhampton Wanderers (Wolves) menegaskan target untuk kembali ke kasta tertinggi Liga Inggris setelah dipastikan terdegradasi pada musim 2025/2026. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Rabu, 22 April 2026, setelah klub dipastikan turun ke EFL Championship.

Interim Executive Chairman Wolves, Nathan Shi, mengatakan klub kini fokus membenahi kualitas tim. Ia menilai Wolves sudah mengetahui bagian mana yang harus diperbaiki dari skuad saat ini.

“Jelas kami harus meningkatkan kualitas. Fokus kami adalah memperkuat tim, membangun momentum dan membentuk skuad yang dapat dipercaya suporter,” ujar Nathan Shi, dikutip dari laman klub, Rabu.

Shi baru memimpin Wolves pada Desember 2025. Ia meminta seluruh elemen tim menyikapi degradasi dengan optimisme agar klub bisa bangkit dari keterpurukan.

Meski begitu, Shi tidak menutupi kekecewaannya atas hasil musim ini. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung Wolves.

“Anda (suporter-red) pantas mendapatkan yang lebih baik. Selama ini kami sama sekali tidak pernah memandang sebelah mata dukungan, loyalitas dan kesabaran anda. Mulai sekarang, kami akan berupaya memberikan anda sebuah tim yang benar-benar bisa dibanggakan,” tutur Shi.

Wolves dipastikan terdegradasi setelah West Ham United, pesaing mereka di zona bawah klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026, bermain imbang 0-0 di markas Crystal Palace pada laga ke-33, Selasa (21/4).

Hasil tersebut membuat Wolves tidak lagi mampu keluar dari zona degradasi. Saat ini Wolves baru mengoleksi 17 poin. Jika memenangi lima laga tersisa pun, mereka maksimal hanya bisa finis di peringkat ke-18.

Sementara itu, West Ham yang menempati posisi ke-17 sudah mengumpulkan 33 poin dari 33 pertandingan. Selisih itu membuat Wolves tidak mungkin lagi mengejar batas aman klasemen.

Performa Wolves sepanjang musim 2025/2026 memang jauh dari memuaskan. Mereka hanya mencatat tiga kemenangan di liga. Sisanya, Wolves meraih delapan hasil seri dan menelan 22 kekalahan.

Wolves juga bukan tim asing di EFL Championship. Sepanjang sejarah klub, mereka telah menghabiskan 50 musim di kompetisi kasta kedua tersebut.

Sebelum tampil di Liga Inggris pada rentang 2018-2026, Wolves lebih dulu bermain di Championship pada 2014-2018. Catatan itu menjadi modal pengalaman bagi klub untuk mencoba bangkit pada musim berikutnya.

Kini, fokus Wolves adalah menyusun tim yang lebih kuat untuk menghadapi persaingan di Championship. Klub berharap proses pembenahan itu bisa menjadi langkah awal untuk kembali ke Liga Inggris.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar