Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bertemu CEO International Soccer Academy of America (ISAA) Ethan Hunt di Jakarta, Kamis, 9 April 2026. Pertemuan itu membahas peluang pengiriman pelajar dan atlet Indonesia untuk mengembangkan bakat profesional di Amerika Serikat.
Menurut keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden yang diterima di Jakarta, Kamis, agenda itu menjadi implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya adalah penguatan pembangunan manusia serta peningkatan prestasi olahraga.
Ethan Hunt mengatakan ISAA sedang menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah Indonesia dan asosiasi sepak bola. Langkah itu dilakukan untuk memfasilitasi pelajar Indonesia agar bisa menempuh pendidikan di AS melalui dukungan visa pelajar I-20.
“Fokus utama kami adalah membawa pelajar Indonesia ke Amerika untuk belajar. Kami merencanakan kuota bertahap, dimulai dengan 5 pelajar di tahun pertama dan meningkat setiap tahunnya selama lima tahun ke depan. Tujuan akhirnya adalah agar mereka kembali ke Indonesia dengan bakat yang lebih besar untuk berkontribusi bagi budaya sepak bola nasional,” ujar Ethan terkait pertemuan dengan Wapres Gibran pada hari ini.
Program tersebut disiapkan bukan sekadar kamp pelatihan singkat. Skema yang dibahas mengarah pada jalur pendidikan formal di universitas dan sekolah menengah yang terintegrasi dengan pengembangan karier profesional sepak bola.
Wapres menyambut baik inisiatif itu. Pemerintah disebut akan segera berkoordinasi melalui kementerian terkait, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga serta kementerian teknis lainnya.
Koordinasi itu ditujukan untuk memastikan kelancaran proses administrasi dan integrasi program. Dengan begitu, peluang pendidikan dan pengembangan bakat bagi pelajar Indonesia bisa berjalan sesuai rencana.
“Wakil Presiden mengatakan bahwa dia berkoordinasi terkait hal ini untuk mewujudkan apa yang tadi kita bicarakan. Beliau juga mendorong kita untuk meneruskan kerja sama ini sehingga kami bisa memberikan pendidikan peluang profesional bagi pelajar Indonesia,” kata Ethan menjelaskan.
Kerja sama itu tidak hanya membahas pengiriman talenta lokal ke luar negeri. Program tersebut juga membuka peluang pertukaran budaya melalui kedatangan atlet muda dari Amerika Serikat ke Indonesia.
Atlet muda dari AS nantinya didorong untuk datang dan bermain di Indonesia. Pertukaran timbal balik itu diharapkan dapat memperkuat ekosistem sepak bola nasional sekaligus mempererat hubungan bilateral melalui jalur olahraga.
Sinergi antara pemerintah, asosiasi sepak bola, dan lembaga internasional seperti ISAA diharapkan bisa mendorong transformasi kualitas sepak bola Indonesia. Pada saat yang sama, program itu juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas akademik sumber daya manusia muda Indonesia.
Judul: Gibran dan ISAA Bahas Pengiriman Pelajar Sepak Bola ke AS
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

