Timnas Maroko berada di posisi penting untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026. Singa Atlas akan menghadapi timnas Haiti pada laga pamungkas Grup C di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (25/6) pukul 05.00 WIB.
Duel Maroko vs Haiti menjadi kesempatan bagi pasukan Mohamed Ouahbi untuk memastikan tempat di babak 32 besar. Maroko hanya membutuhkan hasil minimal agar bisa melaju ke fase gugur dan menjaga peluang mencatat sejarah lolos dari fase grup dalam dua edisi Piala Dunia berturut-turut.
Modal Maroko cukup kuat. Mereka membuka perjalanan dengan menahan imbang Brasil 1-1, lalu mengalahkan Skotlandia 1-0. Kemenangan atas Skotlandia juga menghadirkan catatan menonjol karena Maroko membukukan 601 operan, jumlah terbanyak untuk negara Afrika dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.
Baca juga: Brasil vs Maroko: Jadwal Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026
Maroko vs Haiti, Momentum Singa Atlas
Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah dua hasil positif di Grup C. Dari sisi permainan, catatan operan saat melawan Skotlandia menunjukkan kemampuan mereka menguasai ritme laga dan menjaga struktur permainan.
Untuk laga ini, Maroko diprediksi mempertahankan komposisi utama. Kapten Achraf Hakimi bersiap mencatatkan penampilan internasional ke-99 dan kembali menjadi bagian penting di lini pertahanan bersama Chadi Riad serta Issa Diop.
Di lini depan, Brahim Diaz dan Ismael Saibari tetap menjadi tumpuan utama. Keduanya diharapkan bisa membantu Maroko membongkar pertahanan Haiti dan menjaga tekanan sejak awal pertandingan.
Dengan perbedaan kualitas individu dan kolektivitas tim yang terlihat dari dua laga awal, Maroko lebih diunggulkan. Namun, status unggulan tetap harus dibuktikan di lapangan karena laga terakhir fase grup selalu menyimpan tekanan tersendiri.
Haiti Mengejar Hasil Positif Terakhir
Situasi Haiti jauh lebih berat. Les Grenadiers sudah tersingkir secara matematis setelah kalah 0-1 dari Skotlandia dan 0-3 dari Brasil. Mereka berada di dasar klasemen Grup C tanpa poin dan belum mencetak gol.
Laga melawan Maroko kini menjadi kesempatan terakhir Haiti untuk mengakhiri fase grup dengan hasil lebih baik. Tim asuhan Sebastien Migne membutuhkan respons, terutama di lini depan, setelah dua pertandingan sebelumnya belum menghasilkan gol.
Kondisi Duckens Nazon juga menjadi perhatian. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Haiti itu masih diragukan tampil, sehingga tugas Haiti untuk memecah kebuntuan gol menjadi semakin tidak mudah.
Haiti kemungkinan kembali memakai formasi 4-4-2 setelah eksperimen lima bek gagal meredam Brasil. Wilson Isidor dan Frantzdy Pierrot diharapkan bisa memberi ancaman di kotak penalti Maroko.
Selain mengejar hasil positif, Haiti juga berusaha menghindari catatan buruk. Jika kembali kalah, mereka berisiko menyamai rekor El Salvador dengan kekalahan 100% dalam enam penampilan di putaran final Piala Dunia, termasuk edisi 1974.
Bagi Maroko, pertandingan ini adalah pintu untuk mengamankan tiket 32 besar. Bagi Haiti, laga ini menjadi kesempatan terakhir untuk menjaga harga diri sebelum menutup perjalanan di Piala Dunia 2026.
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

