Van Gastel Fokus Benahi Antisipasi Bola Mati Jelang Laga melawan Bhayangkara
Sepakbola Indonesia

Van Gastel Fokus Benahi Antisipasi Bola Mati Jelang Laga melawan Bhayangkara

Van Gastel Benahi Bola Mati PSIM Jelang Lawan Bhayangkara

Jean-Paul van Gastel pada Rabu, 15 April 2026, di Jakarta, memfokuskan persiapan PSIM Yogyakarta pada pembenahan antisipasi bola mati jelang laga tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Pertandingan pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 itu akan digelar Jumat (17/4).

Pelatih PSIM Yogyakarta itu menilai kelemahan timnya dalam mengantisipasi situasi bola mati menjadi salah satu penyebab hasil negatif dalam beberapa pertandingan terakhir. Karena itu, aspek tersebut menjadi perhatian utama dalam sesi persiapan tim.

“Kami melakukan penjagaan satu lawan satu. Jadi itulah yang saya katakan. Itu salah satu masalah kami, yaitu kurangnya rasa urgensi, terlalu santai, dan menjaga lawan tanpa rasa tanggung jawab. Jadi saya merindukan kegigihan dalam banyak aspek permainan kami,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM, Rabu.

Selain membenahi bola mati, Van Gastel menyebut persiapan tim berjalan seperti biasa. Ia juga menegaskan laga melawan Bhayangkara dipandang sama seperti pertandingan lainnya. Meski begitu, ia tetap berupaya menurunkan komposisi terbaik yang tersedia.

Pelatih asal Belanda itu mengakui persiapan PSIM kali ini sedikit lebih rumit. Penyebabnya adalah adanya pemain yang cedera dan pemain yang harus absen karena sanksi larangan bermain.

“Kondisi mereka bagus. Mereka bekerja keras meskipun kami memiliki beberapa pemain yang cedera dan mendapat sanksi larangan bermain. Jadi persiapannya sedikit lebih rumit, tapi para pemain yang ada di lapangan bekerja keras dan menunjukkan semangat yang baik,” kata dia.

Di laga Jumat nanti, PSIM dipastikan tidak diperkuat dua andalan di lini belakang. Franco Ramos Mingo dan Yusaku Yamadera harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

Baca juga  Jadwal Super League: Persib menghadapi Arema, Borneo FC melawan Semen Padang

Selain itu, Anton Fase juga masih menjalani pemulihan cedera. Situasi serupa dialami Rakhmatsho Rakhmatzoda dan Riyatno Abiyoso. Kondisi ini membuat opsi Van Gastel di beberapa posisi menjadi terbatas.

“Rakhmatsho dan Abiyoso cedera. Rakhmatsho tidak akan bermain, tetapi saya belum tahu untuk Abiyoso (bermain atau tidak). Saya harus berbicara dengan dokter,” papar dia.

PSIM datang ke pertandingan ini dengan posisi di peringkat sembilan klasemen sementara. Laskar Mataram mengoleksi 38 poin. Performa mereka juga belum stabil setelah hanya meraih satu kemenangan dalam 10 laga terakhir.

Di sisi lain, Bhayangkara Presisi Lampung FC juga memburu hasil maksimal. Tim asuhan Paul Munster itu ingin kembali ke jalur kemenangan setelah enam kemenangan beruntun mereka terhenti pada laga terakhir oleh Persijap Jepara.

Saat ini, The Guardians berada di posisi lima besar dengan 44 poin. Mereka hanya terpaut dua poin dari Malut United yang menempati posisi keempat. Situasi itu membuat laga melawan PSIM menjadi penting bagi kedua tim.

Sumber: ANTARA

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar