Penjaga gawang timnas Spanyol Unai Simon meraih trofi Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026 pada Senin, 20 Juli 2026 WIB, di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat. Penghargaan itu melengkapi keberhasilan La Furia Roja menjadi juara usai menang 1-0 atas Argentina pada partai final.
Unai Simon mendapatkan penghargaan tersebut setelah mencatatkan tujuh nirbobol dari delapan pertandingan sepanjang Piala Dunia 2026. Salah satu catatan penting itu hadir saat Spanyol menundukkan Argentina 1-0 pada laga final.
Kiper berusia 29 tahun itu menjadi penjaga gawang kedua asal Spanyol yang memenangi Sarung Tangan Emas Piala Dunia. Sebelumnya, pencapaian serupa diraih Iker Casillas pada 2010.
Sepanjang turnamen, Simon membukukan 14 penyelamatan dari berbagai ancaman lawan. Namun, pada pertandingan final, ia tidak terlalu banyak bekerja karena Argentina tidak melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.
Satu-satunya gol yang masuk ke gawang Simon terjadi pada babak perempat final. Saat itu, ia takluk oleh sundulan pemain Belgia Charles De Ketalaere.
Data FIFA mencatat kiper Athletic Bilbao tersebut melakukan 108 aksi di dalam kotak penalti selama turnamen. Selain itu, ia juga mencatat 84 aksi di luar kotak penalti, baik dalam bentuk umpan maupun antisipasi bola berbahaya.
Penghargaan Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026 juga mengangkat posisi Simon dalam daftar nirbobol sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia kini menempati urutan ketiga dengan sembilan nirbobol dari 12 pertandingan.
Catatan itu masih berada di bawah dua nama legendaris. Fabien Barthez dari Prancis dan Peter Shilton dari Inggris sama-sama mengoleksi 10 nirbobol dari 17 penampilan di Piala Dunia.
Keberhasilan Simon menjadi bagian penting dalam perjalanan Spanyol menuju gelar juara dunia. Penampilannya yang konsisten membuat lini belakang Spanyol tampil sangat kokoh sepanjang turnamen.
Berikut daftar peraih penghargaan Sarung Tangan Emas Piala Dunia sepanjang masa, yang pada edisi 1994 hingga 2006 bernama Anugerah Lev Yashin:
2026 – Unai Simon (Spanyol)
2022 – Emiliano Martinez (Argentina)
2018 – Thibaut Courtois (Belgia)
2014 – Manuel Neuer (Jerman)
2010 – Iker Casillas (Spanyol)
2006 – Gianluigi Buffon (Italia)
2002 – Oliver Kahn (Jerman)
1998 – Fabien Barthez (Prancis)
1994 – Michel Preud’homme (Belgia)
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

