Manchester City memutuskan mengganti nama Tribun Utara Stadion Etihad di Manchester menjadi Stand Pep Guardiola. Pengumuman itu disampaikan klub pada Sabtu, 23 Mei 2026, dan nama baru tersebut akan resmi digunakan saat laga melawan Aston Villa pada Minggu.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan kepada Joseph “Pep” Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu dinilai memberi kontribusi besar dalam periode tersukses klub yang bermarkas di Stadion Etihad.
“Manchester City dengan senang hati mengumumkan bahwa Tribun Utara yang baru dikembangkan dan diperluas di Stadion Etihad akan dinamai ‘Stand Pep Guardiola’,”
Kutipan itu disampaikan Manchester City melalui laman resmi klub. Perubahan nama tribun juga bertepatan dengan pembukaan area yang telah dikembangkan dan diperluas tersebut.
Tribun Utara Stadion Etihad akan resmi berganti nama menjadi Tribun Pep Guardiola pada pertandingan pekan terakhir Liga Inggris. Pada laga itu, Manchester City dijadwalkan menghadapi Aston Villa.
Manchester City memang sedang melakukan renovasi tribun sejak 2023. Proyek itu menambah lebih dari 7.000 kursi baru dan membuat kapasitas Stadion Etihad kini mencapai 61.000 penonton.
Pep Guardiola akan berpisah dengan Manchester City pada akhir musim ini. Keputusan itu diambil meski kontraknya masih menyisakan satu tahun lagi.
Selama satu dekade di Stadion Etihad, Guardiola mencatatkan pencapaian besar bersama The Sky Blues. Ia berhasil menyumbangkan total 20 trofi dan menjadi pelatih tersukses sepanjang sejarah klub.
Mantan pelatih Barcelona itu juga mencatatkan quadruple pada musim 2023. Saat itu, Manchester City menjuarai Liga Champions, Liga Inggris, Piala FA, dan Carabao Cup dalam satu musim.
Penggantian nama tribun ini menambah bentuk penghormatan Manchester City kepada Guardiola menjelang akhir masa tugasnya. Klub menempatkan nama sang pelatih di salah satu bagian penting Stadion Etihad sebagai penanda warisan yang ditinggalkannya.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

