Tigers Football Academy mengakhiri perjalanan di Grup B U15 Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 tanpa tiket semifinal. Meski begitu, pelatih kepala Patar Samuel Parningotan tetap membawa catatan positif dari laga terakhir melawan Goal Aksis.
Patar menilai pemain Tigers FA mampu tampil lepas di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026). Kekalahan dari Goal Aksis membuat Tigers FA menutup fase grup di posisi keempat tanpa poin.
Tigers FA Menutup Grup B HSL All-Stars Tanpa Poin
Hasil laga terakhir melawan Goal Aksis mengakhiri peluang Tigers FA untuk masuk semifinal U15 HSL All-Stars 2025/2026. Patar tidak menutupi kekecewaan atas hasil akhir, tetapi ia memilih memakai turnamen ini sebagai bahan evaluasi untuk perkembangan tim.
Tigers FA finis di peringkat keempat Grup B. Scorpion FC menempati posisi ketiga dan juga tidak melanjutkan langkah ke fase berikutnya.
Di papan atas grup, Goal Aksis mengumpulkan tujuh poin dan menempati posisi kedua. Cipta Cendikia FA unggul selisih gol atas Goal Aksis, lalu kedua tim tersebut melangkah ke semifinal.
Patar Samuel Parningotan Soroti Mental Bermain 50 Menit
Patar memberi penekanan pada cara Tigers FA menjalani pertandingan. Ia ingin para pemain menghabiskan durasi laga dengan keberanian, energi, dan kontribusi positif untuk tim.
Kami terus mendorong mereka bermain lepas, habiskan 50 menit laga dengan pantang menyerah dan berkontribusi positif dalam permainan.
Menurut Patar, para pemain Tigers FA menunjukkan keberanian dalam bermain. Ia juga melihat timnya tetap berusaha memberikan penampilan terbaik hingga peluit akhir.
Sikap itu menjadi bagian penting dari evaluasi Tigers FA. Patar ingin tim menyikapi hasil fase grup secara dewasa, lalu memakai pengalaman ini untuk memperbaiki performa pada kesempatan berikutnya.
Persiapan Dua Bulan Jadi Catatan Tigers FA
Patar mengakui Tigers FA belum menjalani persiapan ideal menuju HSL All-Stars musim ini. Tim hanya mengikuti pemusatan latihan sekitar dua bulan sebelum turnamen.
Durasi tersebut belum cukup untuk membangun kekompakan dan meningkatkan kualitas permainan sesuai kebutuhan tim. Karena itu, Patar menilai Tigers FA masih memerlukan waktu lebih panjang dalam proses pembinaan.
Catatan ini penting untuk membaca hasil Tigers FA secara lebih adil. Tim memang gagal menembus semifinal, tetapi staf pelatih tetap menemukan bahan evaluasi yang jelas dari sisi kesiapan, kerja sama, dan keberanian pemain.
Bellabee Hugo Mackenzie Ambil Pelajaran dari HSL
Pemain Tigers FA, Bellabee Hugo Mackenzie, juga melihat setiap laga sebagai ruang belajar. Ia berusaha membaca situasi pertandingan, menciptakan peluang, membantu rekan setim, dan mencari ruang agar bisa memberi kontribusi terbaik.
Bellabee, pemain kelahiran Surabaya pada 9 April 2012, menilai proses pengembangan diri tetap menjadi hal penting dalam setiap pertandingan. Ia ingin selalu membawa hal positif dari permainan yang ia jalani.
Dalam konteks pembinaan sepak bola putri usia muda, pengalaman kompetitif seperti HSL All-Stars memberi bahan evaluasi bagi pemain dan pelatih. Arsip Timnas Indonesia di Liga1Hub juga menempatkan isu sepak bola nasional dalam ruang perhatian yang lebih luas.
Fakta Kunci Grup B HSL All-Stars 2025/2026
- Tigers FA menghadapi Goal Aksis pada laga terakhir Grup B U15 HSL All-Stars 2025/2026.
- Pertandingan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026).
- Tigers FA finis di posisi keempat Grup B tanpa meraih poin.
- Scorpion FC menempati peringkat ketiga dan juga tidak lolos ke semifinal.
- Goal Aksis mengoleksi tujuh poin dan finis kedua karena kalah selisih gol dari Cipta Cendikia FA.
- Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA melaju ke semifinal yang berlangsung Sabtu (11/7) di lokasi serupa.
Tigers FA memang mengakhiri HSL All-Stars 2025/2026 di fase grup, tetapi Patar Samuel Parningotan tetap membawa fokus pada proses. Keberanian bermain, evaluasi persiapan, dan pembelajaran pemain muda menjadi catatan utama dari perjalanan mereka di Kudus.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

