Stadion Teladan Medan mendapat penilaian positif dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution jelang Piala AFF U19 2026. Bobby menyatakan kondisi lapangan stadion tersebut sudah laik untuk turnamen yang berjalan pada 1-14 Juni 2026.
Meski begitu, Bobby masih menyoroti fasilitas pendukung di luar lapangan. Ia menilai aspek seperti toilet, akses, dan keamanan penonton masih membutuhkan perhatian sebelum stadion benar-benar menjalankan peran penuh selama turnamen.
Bobby Nasution Sebut Lapangan Stadion Teladan Sudah Oke
Bobby Nasution meninjau proses rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan Medan pada Sabtu (30/5/2026). Setelah peninjauan itu, ia menegaskan bahwa masalah utama tidak berada pada kualitas lapangan.
“Kalau lapangan sudah oke, tetapi infrastruktur pendukung, seperti toilet, akses, dan lainnya belum. Ini terkait masalah keamanan untuk penonton, bukan masalah lapangan,” kata Bobby.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung keputusan PSSI memakai Stadion Teladan sebagai salah satu venue Piala AFF U19 2026. Pernyataan Bobby memberi gambaran bahwa stadion ini punya kesiapan teknis dari sisi lapangan, tetapi panitia masih perlu memperhatikan area yang berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keamanan penonton.
Asprov PSSI Sumut Masih Melihat Dua Opsi untuk Stadion Teladan
Pelaksana tugas Ketua Asprov PSSI Sumut Arya Sinulingga menyampaikan bahwa pihak terkait masih mempertimbangkan dua opsi untuk pemanfaatan Stadion Teladan selama Piala AFF U19 2026.
Opsi pertama menempatkan Stadion Teladan sebagai lokasi latihan bagi tim peserta. Opsi kedua memberi peran sebagai venue pertandingan, tetapi tanpa penonton. Arya menyebut keputusan akhir belum keluar hingga pernyataan itu ia sampaikan.
“Sampai hari ini keputusannya belum ada. Ada dua opsi, serendah-rendahnya menjadi tempat latihan, dan kedua pertandingan tetapi tanpa penonton. Mungkin ada empat pertandingan,” kata Arya.
Situasi ini membuat status Stadion Teladan menarik untuk dicermati. Lapangan mendapat lampu hijau dari sisi kelayakan, tetapi panitia masih harus menimbang faktor pendukung sebelum menentukan bentuk pemakaiannya.
Pembagian Venue Piala AFF U19 2026 di Sumatera Utara
Piala AFF U19 2026 melibatkan 11 negara Asia Tenggara plus Australia. Sumatera Utara menyiapkan beberapa venue untuk turnamen ini, termasuk Stadion Teladan Medan, Stadion Utama Sumatera Utara, dan Stadion Madya Atletik.
Agenda Piala AFF U19 2026 juga menambah kalender penting bagi Timnas Indonesia, karena tuan rumah berada di Grup A bersama Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar.
Stadion Teladan masuk dalam rancangan venue untuk laga Grup B. Grup tersebut berisi Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Sementara itu, Stadion Utama Sumatera Utara menjadi tempat laga Grup A, sedangkan Stadion Madya Atletik menampung pertandingan Grup C yang berisi Australia, Kamboja, dan Filipina.
Laga Pembuka Perkenalkan Stadion Utama Sumatera Utara
Piala AFF U19 2026 membuka rangkaian pertandingan di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin (1/6). Laga pertama mempertemukan Vietnam dan Timor Leste pukul 16.00 WIB.
Setelah pertandingan tersebut, tuan rumah Indonesia menghadapi Myanmar pada pukul 20.00 WIB. Dua laga ini menjadi bagian awal dari fase grup yang berlangsung di Sumatera Utara.
Fakta Kunci Stadion Teladan dan Piala AFF U19 2026
- Bobby Nasution menyatakan lapangan Stadion Teladan Medan sudah laik untuk Piala AFF U19 2026.
- Bobby masih menyoroti toilet, akses, dan aspek keamanan penonton sebagai catatan.
- Pemprov Sumut mendukung keputusan PSSI memakai Stadion Teladan sebagai venue.
- Arya Sinulingga menyebut dua opsi: tempat latihan atau venue pertandingan tanpa penonton.
- Piala AFF U19 2026 berlangsung pada 1-14 Juni 2026.
- Turnamen ini melibatkan 11 negara Asia Tenggara plus Australia.
Dengan kondisi itu, Stadion Teladan memiliki peluang menjalankan peran dalam Piala AFF U19 2026, meski bentuk pemakaiannya masih menunggu keputusan akhir. Fokus utama kini berada pada kesiapan fasilitas pendukung yang berkaitan dengan penonton.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

