Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan PSSI sudah mengantongi calon lawan tim nasional Indonesia untuk agenda FIFA Matchday Juni. Pernyataan itu disampaikan Erick Thohir di GBK Arena, Jakarta, Kamis. Namun, PSSI belum mengumumkan identitas lawan karena kesepakatan resmi belum diteken.
Erick menegaskan dirinya belum ingin membuka nama tim yang akan dihadapi skuad Garuda. Ia menyebut keputusan baru bisa diumumkan setelah ada kepastian tertulis dari pihak terkait.
“Saya tidak berani bicara siapa lawan tandingnya sebelum ada email atau surat hitam di atas putih,” ujar Erick Thohir kepada pewarta di GBK Arena, Jakarta, Kamis.
Menurut Erick, komunikasi yang dijalankan PSSI sudah mulai menunjukkan hasil. Meski begitu, proses tersebut masih berada pada tahap awal dan belum masuk finalisasi administrasi.
“Kalau email ada tiga ya, baru direspons satu. Ya nanti kalau sudah ada. Baru respons berarti baru bilang tanggal ini mereka bisa, tapi kan perjanjiannya belum,” ungkap Erick.
Saat ditanya lebih jauh soal asal negara calon lawan, Erick juga belum bersedia membeberkannya. Ia meminta publik menunggu hingga seluruh proses selesai.
Sebelumnya, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menyebut PSSI sudah mengantongi satu calon lawan untuk FIFA Matchday pada Juni. Ia mengatakan calon lawan tersebut berasal dari negara di kawasan Asia.
Meski demikian, Sumardji juga menekankan bahwa pembicaraan itu belum final. PSSI masih menunggu perkembangan komunikasi lanjutan antara kedua federasi sebelum membuat pengumuman resmi.
Dengan demikian, kepastian lawan Indonesia pada FIFA Matchday Juni masih menunggu dokumen resmi. PSSI memilih berhati-hati sebelum menyampaikan nama lawan ke publik.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

