PSSI menyatakan persoalan administrasi yang menimpa pemain tim nasional putri Indonesia, Felicia de Zeeuw, sudah selesai. Kepastian itu disampaikan anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Masalah tersebut sempat dikenal dengan istilah pasportgate. Isu itu berkaitan dengan dokumen kewarganegaraan dan kelayakan pemain naturalisasi dalam proses registrasi, khususnya di Belanda.
“Semuanya baik, hanya memang ada masalah administrasi (Felicia de Zeeuw). Sekarang sudah selesai,” ujar anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono.
Nama Felicia de Zeeuw sebelumnya ikut menjadi sorotan dalam polemik administrasi tersebut. Kondisi itu membuatnya sempat disebut berpotensi tidak bisa bermain untuk sementara waktu.
Namun, PSSI memastikan persoalan itu kini telah teratasi. Vivin juga menegaskan tidak ada skandal dalam kasus yang menimpa pemain yang memperkuat ADO Den Haag tersebut.
“Kalau skandal tidak ada di sana. Semuanya baik. Jadi ya, semua baik dan aman,” kata dia.
Istilah pasportgate juga sempat dikaitkan dengan beberapa pemain naturalisasi Indonesia yang berkarier di Belanda. Salah satunya adalah Dean James, pemain Go Ahead Eagles.
Dalam kasus Dean James, sempat muncul pertanyaan dari klub lawan mengenai status kelayakan pemain dalam sebuah pertandingan. Persoalan itu kemudian ditangani oleh otoritas sepak bola Belanda, KNVB.
Kondisi tersebut berhubungan dengan perubahan status kewarganegaraan Dean James. Ia telah menjadi Warga Negara Indonesia melalui naturalisasi pada 2025.
Di tengah polemik itu, Felicia de Zeeuw juga ikut disebut dalam isu administrasi serupa. Karena itu, penjelasan dari PSSI menjadi penegasan bahwa situasi pemain timnas putri Indonesia tersebut kini aman.
Pernyataan Vivin menutup kekhawatiran terkait status Felicia de Zeeuw. PSSI menegaskan bahwa persoalan yang terjadi hanya bersifat administratif dan kini sudah selesai.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

