PSSI: Kepastian Kompetisi Pendamping Akan Dijawab I.League
Sepakbola Indonesia

PSSI: Kepastian Kompetisi Pendamping Akan Dijawab I.League

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan pada Kamis, 16 April 2026, di Jakarta, kepastian kompetisi pendamping di luar Super League akan diumumkan oleh I.League.

Erick menyebut PSSI masih menghitung kemungkinan tambahan turnamen untuk musim depan. Menurut dia, penjelasan rinci soal format dan kepastian kompetisi itu akan disampaikan operator liga profesional Indonesia.

“Nanti biar liga yang mengumumkan dan tentu PSSI sendiri sedang menghitung kalau nanti ada tambahan turnamen. Dari liga sendiri kemarin kalau ada tambahan turnamen mungkin total pertandingan klub bisa naik ke 40 lebih, 43 atau berapa, nanti silakan tanya liga,” kata Erick Thohir kepada pewarta di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa PSSI menggelar rapat Exco PSSI untuk membahas kompetisi pendamping dari kompetisi Super League. Namun, Erick belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai detail ajang tersebut.

Ia hanya menegaskan bahwa PSSI memiliki komitmen untuk menambah jumlah pertandingan klub. Langkah itu dinilai penting agar jumlah laga di Indonesia bisa mendekati rata-rata negara lain di Asia Tenggara maupun Asia.

“PSSI sendiri ingin terus menambah jumlah pertandingan untuk mendapatkan angka yang rata-rata seperti negara-negara Asia Tenggara atau Asia. Jangan mikir Brasil ya, tapi ini kita harus tingkatkan jumlah pertandingan gitu,” ungkap Erick.

Saat dimintai penjelasan lanjutan, Erick kembali menegaskan bahwa jawaban soal kompetisi tambahan itu berada di tangan I.League. Operator liga disebut menjadi pihak yang akan membeberkan kepastian agenda tersebut.

Kompetisi pendamping yang dimaksud disinyalir adalah Piala Indonesia. Ajang itu sudah lama tidak digelar sebagai pelengkap kompetisi liga nasional.

Terakhir kali Piala Indonesia digelar pada musim 2018. Namun, pelaksanaannya mundur pada 2019.

Baca juga  PSSI Sampaikan Terima Kasih atas Kepercayaan yang Diberikan FIFA terhadap Indonesia

Sejak saat itu, Piala Indonesia tidak lagi berlangsung. Kondisi tersebut membuat klub-klub di Indonesia tidak memiliki wadah kompetisi lain di luar liga utama.

Jika kompetisi tambahan benar digelar, jumlah pertandingan klub berpotensi meningkat signifikan. Erick menyebut total laga bisa menembus lebih dari 40 pertandingan dalam satu musim, meski angka pastinya masih menunggu penjelasan dari pihak liga.

Sumber: ANTARA

Alfandi Alonzo

Alfandi Alonzo

Reporter

Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

Tinggalkan Komentar