PSMS Medan ingin memanfaatkan kondisi Persiraja Banda Aceh yang akan bermain tanpa penonton saat laga pemungkas Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan itu digelar di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (2/5). Pelatih PSMS Eko Purdjianto menilai situasi tersebut bisa menjadi keuntungan bagi timnya.
Laga itu juga dimajukan ke sore hari. Selain itu, Persiraja harus tampil tanpa dukungan suporter karena sanksi dari Komite Disiplin PSSI.
“Main sore, tanpa suporter juga, menguntungkan kami. Tapi yang jelas, ada atau tidak ada suporter, kami tetap fight dan siap,” kata Eko saat dihubungi dari Medan, Jumat.
Eko tetap menaruh respek kepada Persiraja. Ia menyebut lawannya merupakan tim kuat. Persiraja kini berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup 1/Barat dengan 41 poin. Posisi itu tiga tingkat di atas PSMS dan unggul sembilan poin.
Meski demikian, PSMS tetap membidik poin dari kandang lawan. Tim Ayam Kinantan datang dengan tekad menutup musim dengan hasil positif.
Kepercayaan diri PSMS juga didukung hasil pertemuan sebelumnya. Pada 18 Januari 2026, mereka mampu mencuri kemenangan 2-1 atas Persiraja.
“Di putaran sebelumnya mereka ambil pemain baru, tapi kami berhasil ambil poin di sini. Itu jadi motivasi kami untuk kembali melakukan hal yang sama,” kata Eko.
PSMS memang tidak datang dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain harus absen karena akumulasi kartu kuning. Namun, Eko memastikan timnya tetap siap menghadapi pertandingan terakhir musim ini.
Sebanyak 22 pemain dibawa ke Banda Aceh. Eko yakin seluruh pemain yang tersedia bisa tampil maksimal saat menghadapi Persiraja.
“Tidak hanya melawan Persiraja, tapi siapa pun di grup ini kami berusaha memainkan yang terbaik. Sama dengan besok, kami akan berusaha semaksimal mungkin,” katanya.
Pernyataan senada disampaikan pemain sayap PSMS, Arianto Maring. Ia menegaskan PSMS datang ke Aceh dengan target meraih hasil terbaik.
Arianto ingin PSMS menutup penampilan di Pegadaian Championsip musim ini dengan kemenangan. Ia juga mengingat hasil positif sebelumnya di markas Persiraja sebagai modal penting.
“Kami datang ke Aceh ingin membawa kemenangan seperti yang sebelumnya sudah kami lakukan di sini. Insya Allah kami siap memberikan yang terbaik dan ambil poin di sini,” kata Ari.
Pertandingan melawan Persiraja menjadi penutup perjalanan PSMS di Pegadaian Championship 2025/2026. Dengan kondisi tuan rumah tanpa penonton dan jadwal laga yang dimajukan, PSMS berharap bisa kembali membawa pulang poin dari Banda Aceh.
Sumber: ANTARA

