Sumber Gambar: www.antaranews.com
Liga Champions

PSG Kembali Juarai Liga Champions usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti

PSG Pertahankan Gelar Liga Champions usai Kalahkan Arsenal

Paris Saint-Germain (PSG) menjadi juara Liga Champions untuk musim kedua beruntun usai mengalahkan Arsenal pada Minggu di Puskas Arena, Budapest, Hungaris. Laga final yang digelar setelah Sabtu, 30 Mei itu berakhir 1-1 selama 120 menit. PSG lalu menang 4-3 dalam adu penalti.

Hasil ini memastikan Les Parisiens meraih gelar kedua mereka di kompetisi elite Eropa. PSG juga mencatatkan keberhasilan back to back setelah musim lalu kembali menjadi kampiun.

Arsenal memulai pertandingan dengan sangat baik. Tim London itu unggul cepat saat laga baru berjalan lima menit. Situasi bermula dari sapuan Marquinhos yang membentur Leandro Trossard, lalu bola jatuh ke kaki Kai Havertz.

Penyerang Jerman itu menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras dari sudut sempit. Matvey Safonov gagal menghentikan bola, dan Arsenal memimpin 1-0.

PSG langsung merespons setelah tertinggal. Fabian Ruiz mendapat peluang pada menit ke-13 setelah menerima umpan dari Desire Doue. Namun, sepakannya belum mengarah ke sasaran.

Arsenal hampir menambah keunggulan pada menit ke-26. Umpan silang Bukayo Saka mengarah ke Leandro Trossard. Namun, Safonov sigap keluar untuk memotong aliran bola.

Sepanjang babak pertama, PSG terus menekan pertahanan Arsenal. Ousmane Dembele sempat melepaskan tembakan keras pada menit ke-37, tetapi diblok Gabriel Magalhaes. Beberapa upaya dari Dembele, Desire Doue, dan Fabian Ruiz juga gagal menembus gawang David Raya.

Arsenal menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Namun, tekanan PSG berlanjut pada babak kedua. Achraf Hakimi sempat mengancam lewat tendangan bebas pada menit ke-55, tetapi David Raya masih mampu mengamankan gawangnya.

Momen penting hadir pada menit ke-62. Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di kotak penalti saat menyambut umpan Dembele. Wasit kemudian menunjuk titik putih setelah mendapat konfirmasi dari VAR.

Dembele yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Peraih Ballon d’Or 2025 itu menaklukkan Raya lewat tendangan ke sudut kiri bawah gawang pada menit ke-64. Skor berubah menjadi 1-1.

Setelah gol itu, PSG semakin percaya diri. Vitinha mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-73. Lalu, Kvaratskhelia nyaris membawa PSG berbalik unggul pada menit ke-77, tetapi sepakannya membentur tiang.

Arsenal mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke. Meski begitu, kedua tim tetap gagal mencetak gol tambahan hingga waktu normal berakhir.

Pada babak tambahan, pertandingan berjalan ketat dengan peluang yang terbatas. Raya beberapa kali menggagalkan serangan PSG. Di sisi lain, Arsenal hampir mencetak gol kemenangan lewat tembakan Jurrien Timber dari sudut sempit, tetapi bola melebar.

Karena skor tetap 1-1 selama 120 menit, juara ditentukan lewat adu penalti. PSG tampil lebih tenang. Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses mencetak gol, sedangkan Nuno Mendes gagal.

Dari kubu Arsenal, Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli berhasil menjalankan tugas. Namun, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal mengarahkan bola ke gawang. Kegagalan Gabriel sebagai penendang terakhir memastikan PSG menang 4-3 dalam adu penalti.

Susunan pemain:

PSG (4-3-3): Matvey Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Fabian Ruiz, Vitinha, Joao Neves; Desire Doue, Ousmane Dembele (Goncalo Ramos 90′), Khvicha Kvaratskhelia (Bradley Barcola 83′)

Arsenal (4-3-3): David Raya; Cristhian Mosquera (Jurrien Timber 66′), William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie; Martin Odegaard (Viktor Gyokeres 66′), Declan Rice, Myles Lewis-Skelly (Martin Zubimendi 91′); Bukayo Saka (Noni Madueke 83′), Kai Havertz (Eberechi Eze 91′), Leandro Trossard (Gabriel Martinelli 83′)

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar