Pro Ref meminta maaf kepada Manchester United pada Senin, 14 September 2026, setelah mengakui VAR keliru mengesahkan gol Erling Haaland dalam derby melawan Manchester City di Old Trafford, Minggu (13/9).
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan 1-0 Manchester City atas Manchester United. Pro Ref menyatakan kesalahan terjadi dalam penilaian insiden offside pada proses gol menit ke-60.
“Menyusul insiden pada menit ke-60 pertandingan Premier League hari Minggu antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, kami dapat memberikan klarifikasi mengenai gol Erling Haaland yang disahkan,” kata juru bicara Pro Ref seperti dikutip ESPN di Jakarta, Senin.
Menurut Pro Ref, tim VAR awalnya memeriksa posisi Haaland saat menerima bola. Hasil pemeriksaan menyatakan penyerang Manchester City itu berada dalam posisi onside.
Namun, masalah muncul dalam fase serangan yang sama. Pro Ref menilai VAR gagal memahami dampak posisi Enzo Fernandez terhadap jalannya permainan.
“Dalam serangan yang sama, ditetapkan bahwa Enzo Fernandez tidak memainkan bola dan oleh karena itu membuat setiap pelanggaran offside bersifat subjektif, namun, pada kesempatan ini, VAR tidak menyadari dampak yang mungkin timbul dari posisinya dan seharusnya merekomendasikan peninjauan di lapangan,” katanya.
Badan yang bertanggung jawab atas perangkat pertandingan Liga Inggris itu juga menyebut telah menghubungi Manchester United. Kontak itu dilakukan untuk mengakui adanya kekeliruan penilaian.
“Kontak telah dilakukan dengan Manchester United malam ini untuk mengakui apa yang kami anggap sebagai kesalahan penilaian. Peninjauan atas insiden tersebut akan dilakukan,” lanjut juru bicara Pro Ref.
Dalam kejadian itu, hakim garis sempat mengangkat bendera offside saat Haaland mencetak gol. Gol lahir dari umpan silang Josko Gvardiol yang terbentur pada menit ke-60.
Keputusan awal itu kemudian dibatalkan oleh wasit VAR Matthew Donohue dan asisten VAR Blake Antrobus. Keduanya menilai Enzo Fernandez tidak aktif dan tidak mengganggu permainan di tengah kotak penalti.
Manchester United bereaksi keras terhadap keputusan tersebut. Manajer Manchester United Michael Carrick menyampaikan kekecewaannya dan menyebut keputusan itu mengkhawatirkan.
Bek United Lisandro Martínez juga menilai keputusan VAR tersebut tidak adil. Ia terlibat langsung dalam perebutan bola dengan Fernandez saat proses gol terjadi.
Kesalahan pengesahan gol kemenangan 1-0 untuk Man City itu disebut sebagai salah satu kekeliruan VAR terbesar sejak teknologi tersebut diperkenalkan di Liga Inggris pada 2019.
Hasil derby itu membuat Man City menyamai Arsenal sebagai tim yang meraih poin penuh dari empat laga. Sementara itu, Man United tertahan di posisi ke-13.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

