Persija Jakarta resmi merekrut Kwon Chang-hoon untuk memperkuat skuad menuju musim 2026/2027. Klub ibu kota mengikat eks pemain timnas Korea Selatan itu dengan kontrak berdurasi dua musim.
Kwon datang dengan rekam jejak panjang di level klub dan internasional. Ia mencatat 43 penampilan bersama Korea Selatan, mengemas 12 gol, serta pernah membela klub di Prancis dan Jerman.
Kwon Chang-hoon Menambah Opsi Serang Persija
Persija mendapatkan pemain berkaki kiri yang bisa mengisi beberapa peran di lini depan. Kwon dapat bermain sebagai sayap kanan, sayap kiri, maupun gelandang serang.
Fleksibilitas itu memberi tim pelatih lebih banyak pilihan dalam menyusun variasi serangan. Presiden Persija Mohamad Prapanca menilai pengalaman Kwon di kompetisi Eropa, timnas Korea Selatan, dan level internasional dapat membantu kreativitas permainan Macan Kemayoran.
Prapanca juga berharap Kwon cepat menyesuaikan diri dengan tim, kompetisi, dan atmosfer sepak bola Indonesia. Manajemen Persija melihat kehadiran Coach Shin sebagai faktor yang dapat membantu proses adaptasi pemain asal Korea Selatan tersebut.
Karier Kwon Chang-hoon Melintasi K League, Ligue 1, dan Bundesliga
Kwon lahir di Seoul pada 30 Juni 1994. Ia memulai karier profesional bersama Suwon Samsung Bluewings, lalu membuka jalan menuju sepak bola Eropa setelah tampil impresif di Korea Selatan.
Dalam perjalanan kariernya, Kwon memperkuat Dijon FCO di Ligue 1 Prancis dan SC Freiburg di Bundesliga Jerman. Setelah itu, ia kembali ke Korea Selatan dan membela Gimcheon Sangmu, Jeonbuk Hyundai Motors, serta Jeju SK sebelum menerima tantangan bersama Persija.
Catatan kariernya juga mencakup lebih dari 340 laga resmi serta lebih dari 50 gol di level klub dan tim nasional. Kwon masuk skuad Korea Selatan di Piala Dunia 2022 Qatar dan dua kali masuk K League 1 Best XI pada musim 2015 dan 2016.
Kwon Tertarik dengan Sepak Bola Indonesia dan Peran Shin Tae-yong
Kwon menyambut perjalanan barunya bersama Persija dengan antusias. Ia mengaku sudah mengenal Shin Tae-yong dan melihat perkembangan sepak bola Indonesia ketika masih berkarier di Korea Selatan.
“Bagi saya, ini adalah sebuah tantangan besar. Ketika masih bermain di Korea Selatan, saya melihat Coach Shin Tae-yong bekerja di Indonesia. Saya juga melihat sepak bola Indonesia mengalami banyak perkembangan. Hal itu membuat saya memiliki pandangan yang positif terhadap sepak bola Indonesia dan Persija. Karena itulah saya memutuskan datang ke sini,” ucap Kwon.
Kwon juga memahami posisi Persija sebagai klub besar dengan dukungan suporter yang kuat. Ia ingin memberi kontribusi maksimal agar Persija mengejar gelar juara pada musim depan.
Rekam jejak internasional Kwon memberi konteks menarik bagi pembaca sepak bola nasional, termasuk yang mengikuti perkembangan Timnas Indonesia dan pemain berpengalaman di kompetisi domestik.
Persija Menjadikan Kwon Rekrutan Kedelapan
Kedatangan Kwon membuat daftar pemain baru Persija untuk musim depan bertambah. Macan Kemayoran sebelumnya sudah merekrut tujuh nama lain.
- Radovan Pankov
- Denis Kolinger
- Pratama Arhan
- Victor Dethan
- Aqil Savik
- Kyohei Yoshino
- Kerim Memija
- Kwon Chang-hoon
Dengan daftar tersebut, Persija melanjutkan pergerakan skuadnya menjelang musim 2026/2027. Kwon membawa pengalaman internasional dan fleksibilitas posisi yang langsung menambah opsi di lini serang.
Fakta Kunci Transfer Kwon Chang-hoon ke Persija
- Persija mengontrak Kwon Chang-hoon selama dua musim.
- Kwon memiliki 43 penampilan dan 12 gol bersama Korea Selatan.
- Ia bisa bermain sebagai sayap kanan, sayap kiri, dan gelandang serang.
- Ia pernah membela Dijon FCO di Prancis dan SC Freiburg di Jerman.
- Ia menjadi bagian Korea Selatan di Piala Dunia 2022 Qatar.
- Kwon dua kali masuk K League 1 Best XI pada 2015 dan 2016.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

