Manchester City kehilangan kendali dalam perburuan gelar Liga Inggris usai ditahan imbang Everton 3-3 di Stadion Hill Dickinson, Selasa WIB. Pep Guardiola menyampaikan hal itu setelah hasil tersebut membuat timnya tertahan di posisi kedua klasemen. City kini terpaut lima poin dari Arsenal, meski masih memiliki satu laga yang belum dimainkan.
Guardiola menilai situasi timnya berubah setelah hasil imbang itu. Sebelumnya, ia merasa peluang juara masih sepenuhnya berada di tangan Manchester City. Kini, The Citizens harus berharap pada hasil lain sambil tetap fokus menatap pertandingan berikutnya.
“Sebelum laga ini, semuanya ada di tangan kami, sekarang tidak lagi. Kami akan bersiap menghadapi Brentford dan terus melaju, lalu melihat apa yang terjadi,” kata Guardiola, dikutip dari laman resmi City, Selasa.
City sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Mereka mampu mengontrol jalannya babak pertama dan menutup 45 menit awal dengan keunggulan. Jeremy Doku membawa tim tamu unggul pada menit ke-43.
Situasi berubah pada babak kedua. Everton mendapat dorongan setelah memasukkan Thierno Barry pada menit ke-64. Empat menit kemudian, pemain 23 tahun itu mencetak gol usai memanfaatkan blunder Marc Guehi.
Gol tersebut membuat Everton berada di atas angin. Lima menit berselang, tuan rumah berbalik unggul melalui sundulan Jack O’Brien. Bek Everton itu menuntaskan sepak pojok James Garner untuk mengubah skor.
Everton lalu memperlebar keunggulan pada menit ke-81. Barry mencetak gol keduanya dalam laga itu dan membuat City berada dalam tekanan besar. Dalam posisi tertinggal, Manchester City masih mampu memberi respons pada menit-menit akhir.
Erling Haaland memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83. Setelah itu, Doku mencetak gol keduanya pada menit ke-90+7. Gol telat tersebut memastikan City pulang dengan satu poin dari markas Everton.
“Lebih baik dapat satu poin daripada tidak sama sekali. Tapi tentu lebih baik menang daripada hanya satu poin,” ujar Guardiola.
Hasil ini membuat Manchester City mengoleksi 71 poin di posisi kedua. Jarak mereka dengan Arsenal di puncak klasemen menjadi lima poin. Namun, City masih menyimpan satu pertandingan yang belum dimainkan.
Laga berikutnya akan menjadi kesempatan penting bagi tim asuhan Guardiola. Manchester City dijadwalkan menghadapi Brentford di kandang sendiri pada Sabtu (9/5) pukul 23.30 WIB. Jika menang, City akan memangkas selisih menjadi dua poin dari Arsenal.
Arsenal sendiri baru memainkan laga berikutnya sehari setelah City. The Gunners akan bertandang ke Stadion Olimpiade London untuk menghadapi West Ham United. West Ham sedang berjuang menghindari zona degradasi.
Dengan kondisi itu, persaingan di papan atas Liga Inggris masih terbuka. Namun, hasil imbang di Stadion Hill Dickinson membuat Manchester City tidak lagi sepenuhnya menentukan nasibnya sendiri dalam perebutan gelar musim ini.
Sumber: ANTARA News

