Sumber gambar: sekbernews.id
Timnas

Erick Thohir Pastikan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masih Berproses

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker masih berjalan. Dua pemain keturunan berdarah Australia itu belum bisa memperkuat Timnas Indonesia karena seluruh tahapan administrasi belum rampung.

Erick menyampaikan perkembangan tersebut saat berbicara kepada media di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Ia menegaskan bahwa prosedur naturalisasi kedua pemain masih berada dalam proses di instansi terkait.

“Belum (selesai), nanti masih proses,” ujar Erick Thohir kepada media di GBK, Jakarta, dikutip dari Bola.

Baca juga: Erick Thohir: Belum Ada Pemain Baru yang Sedang Diproses untuk Naturalisasi

Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Belum Rampung

Luke Vickery dan Mitchell Baker diketahui sudah berada di Jakarta sejak akhir Mei. Keduanya bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF 2026 serta agenda FIFA Matchday.

Meski sudah ikut dalam lingkungan skuad, Vickery dan Baker belum dapat tampil pada FIFA Matchday Juni 2026. Penyebabnya, proses administrasi naturalisasi mereka belum sepenuhnya selesai.

Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua laga uji coba melawan Oman dan Mozambik. Seluruh rangkaian pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kehadiran Vickery dan Baker dalam pemusatan latihan tetap dimanfaatkan oleh tim pelatih. Pelatih John Herdman ingin melihat langsung kemampuan teknis keduanya di lapangan bersama pemain Timnas Indonesia lainnya.

Vickery dan Baker juga disebut sebagai bagian dari enam pemain keturunan yang masuk dalam target naturalisasi. Program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan tim di bawah arahan John Herdman.

Erick Thohir Minta Publik Bersabar

Erick Thohir meminta para pendukung Timnas Indonesia untuk bersabar menunggu proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker. PSSI menegaskan akan terus mengawal kelancaran proses tersebut sampai selesai.

Menurut Erick, penambahan pemain lewat jalur naturalisasi menjadi penting karena jadwal Timnas Indonesia cukup padat. Pada saat yang sama, PSSI juga tengah mengurus agenda Timnas U-19 dan Timnas Putri yang berjalan bersamaan.

“Jarang sekali pada FIFA Matchday semua tim, baik putra maupun putri, memiliki kesempatan bermain seperti saat ini,” kata Erick.

Erick menjelaskan, kehadiran pemain baru dibutuhkan untuk menjaga kedalaman skuad. Timnas Indonesia memerlukan opsi rotasi yang ideal, terutama ketika jadwal pertandingan menumpuk dan risiko cedera harus diantisipasi.

“Pemain kadang terbatas umur atau mengalami cedera yang tidak diinginkan, jadi kita harus antisipasi,” jelasnya.

Situasi tersebut terlihat dari absennya sejumlah pemain utama Timnas Indonesia karena cedera. Dalam sumber disebutkan nama Miliano Jonathan, Jay Idzes, Mees Hilgers, dan Eliano Reijnders sebagai pemain yang belum bisa tampil.

Erick juga menyinggung kondisi beberapa pemain yang masih dalam pemulihan. “Milano Jonathan sampai sekarang belum bisa bermain kembali, Marselino yang kami harapkan masih muda juga belum pulih, Jay Idzes dan Mees Hilgers juga belum kembali,” ucapnya.

Dengan kondisi tersebut, proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker menjadi salah satu langkah yang terus dikawal PSSI. Untuk saat ini, keduanya masih menunggu seluruh tahapan administrasi selesai sebelum bisa memperkuat skuad Garuda.