Mohamed Salah Akui Sering Menangis Usai Laga Terakhir di Anfield
Mohamed Salah mengaku belakangan sering menangis setelah memainkan laga terakhirnya bersama Liverpool saat melawan Brentford, Minggu (24/5), di Anfield. Laga itu berakhir imbang 1-1 dan menjadi penutup kebersamaan sang pemain dengan klub yang dibelanya sejak 2017.
“Saya sering menangis, mungkin lebih sering ketimbang biasanya! Sangat sulit meninggalkan tempat seperti ini. Saya juga agak menangis di tempat latihan,” kata Salah.
Mengutip laman Liverpool pada Senin, pemain asal Mesir itu menuntaskan musim dengan catatan penting. Salah menjadi pencetak assist terbanyak Liverpool di Liga Inggris dan melewati rekor Steven Gerrard.
Assist yang ia buat untuk Curtis Jones saat menghadapi Brentford membuat total assist Salah di Liga Inggris untuk Liverpool menjadi 93. Jumlah itu melewati catatan Gerrard yang mengoleksi 92 assist.
Catatan tersebut sedikit mengobati kekecewaan Salah pada akhir musim ini. Ia menutup musim bersama Liverpool tanpa trofi, sementara statistik individunya juga menurun dengan 12 gol dan 10 assist dalam semua kompetisi.
“Saya sebenarnya bukan orang yang emosional, kalian mungkin tidak melihat itu di media. Kalian selalu melihat saya tegar dan agresif, tapi di dalam diri saya, saya seperti bayi,” kata Salah.
Selama memperkuat Liverpool sejak 2017, Salah mencatatkan 442 laga. Dari jumlah itu, ia menyumbang 257 gol dan 123 assist untuk The Reds.
Kontribusinya membantu Liverpool meraih sembilan trofi bergengsi. Di antaranya dua gelar juara Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.
Salah juga mengumpulkan sejumlah penghargaan individual selama berseragam Liverpool. Ia dua kali menjadi pemain terbaik Afrika, dua kali pemain terbaik Liga Inggris, empat kali top skor Liga Inggris, serta meraih FIFA Puskas Award.
“Kami telah mengembalikan Liverpool ke tempat yang seharusnya,” kata dia.
Pemain berusia 33 tahun itu juga menyampaikan pesan kepada para pemain Liverpool. Ia meminta rekan-rekannya memberikan segalanya untuk memenangi semua trofi.
“Itulah pesan saya untuk para pemain: ini bukan hanya soal bakat, tapi soal segalanya. Itu sebabnya dia (Robertson) dicintai banyak orang, karena dia memberikan semuanya di lapangan dan fans mencintainya karena itu,” tutur Salah.
Kebersamaan panjang Salah dengan Liverpool pun ditutup dengan suasana emosional. Hasil imbang 1-1 melawan Brentford di Anfield menjadi akhir dari perjalanan pentingnya bersama klub Merseyside tersebut.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

