Mbappe Kejar Golden Boot Piala Dunia saat Prancis Hadapi Inggris
Piala Dunia

Mbappe Kejar Golden Boot Piala Dunia saat Prancis Hadapi Inggris

Mbappe Kejar Sepatu Emas Saat Prancis Hadapi Inggris

Kylian Mbappe dipastikan siap membela Prancis melawan Inggris pada Sabtu, 18 Juli 2026, dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia. Pertandingan itu menjadi peluang Mbappe menjaga kans meraih penghargaan Golden Boot.

Pelatih Prancis Didier Deschamps menegaskan timnya tetap memburu hasil terbaik pada laga terakhir turnamen. Ia juga menekankan pentingnya mengerahkan seluruh kemampuan demi menutup perjalanan dengan hasil positif.

“Saya memiliki tugas sebagai pelatih kepala untuk melakukan segala yang saya bisa demi mencapai tujuan besok. Saya berharap kami bisa melakukannya, dan kami harus menunjukkan seluruh upaya untuk itu,” kata Deschamps dikutip dari ESPN di Jakarta, Sabtu.

Mbappe tampil tajam sepanjang turnamen ini. Penyerang Prancis itu sudah mengoleksi delapan gol.

Jumlah gol Mbappe sama dengan kapten Argentina Lionel Messi. Namun, Mbappe masih berada di posisi kedua dalam perburuan pencetak gol terbanyak karena kalah jumlah assist.

Gol dalam laga perebutan peringkat ketiga tetap masuk hitungan penghargaan top skor Piala Dunia. Karena itu, duel melawan Inggris memberi peluang besar bagi Mbappe untuk melewati Messi.

Selain memburu Sepatu Emas, Prancis juga mengincar medali perunggu. Laga ini menjadi kesempatan terakhir Les Bleus menutup turnamen dengan kemenangan setelah gagal melaju ke final.

Deschamps memastikan Mbappe akan dimainkan. Meski begitu, ia mengakui akan melakukan perubahan dalam susunan pemain pada pertandingan tersebut.

“Saya tidak ingin mengkhianati pembicaraan yang saya lakukan dengan para pemain. Saya belum memiliki semua elemennya, tetapi ya, saya akan mengganti beberapa pemain,” ujar Deschamps.

Pertandingan melawan Inggris juga memiliki makna khusus bagi Deschamps. Laga itu akan menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pelatih tim nasional Prancis setelah menangani tim sejak 2012.

Pelatih yang pernah menjadi kapten Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998 itu menyebut tim nasional sebagai bagian terindah dalam karier profesionalnya. Ia juga menyadari pertandingan ini akan menutup perjalanan panjangnya bersama Les Bleus.

“Saya tahu ini adalah pertandingan terakhir dan saya tidak ingin ada yang menangis. Tim nasional Prancis, dengan semua yang menyertainya dalam kehidupan profesional saya, adalah hal terindah yang pernah terjadi kepada saya,” kata Deschamps.

Bek Prancis Ibrahima Konate turut mengakui laga perebutan peringkat ketiga bukan target yang diharapkan timnya. Prancis sebelumnya menargetkan tampil di final Piala Dunia.

Meski demikian, Konate menegaskan seluruh pemain tetap wajib menjaga kehormatan seragam Prancis. Menurut dia, setiap pemain harus tetap menunjukkan respek terhadap tim nasional.

“Memang itu bukan tujuan kami. Kami ingin bermain di final, tetapi kami tetap mewakili Prancis. Merupakan impian banyak orang mengenakan seragam ini dan menyanyikan Marseillaise, karena itu kami harus menghormati seragam yang kami kenakan,” ujar Konate.

Laga melawan Inggris kini menjadi panggung penting bagi Mbappe dan Prancis. Di satu sisi, Mbappe memburu Golden Boot. Di sisi lain, Prancis ingin menutup turnamen dengan medali perunggu dan perpisahan manis untuk Deschamps.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Komentar