Manchester City Tanpa Rodri Saat Hadapi Burnley
Manchester City dipastikan tanpa Rodri saat melawan Burnley pada 23/4, dalam lanjutan Liga Inggris. Kabar itu disampaikan Pep Guardiola dari laman resmi klub pada Selasa (21/4). Absennya Rodri menjadi pukulan bagi City yang sedang memburu Arsenal di puncak klasemen.
Selain Rodri, Manchester City juga belum bisa memainkan Ruben Dias. Bek tengah asal Portugal itu disebut masih belum siap tampil. Situasi ini datang di tengah jadwal padat yang sedang dijalani The Citizens.
“Saya rasa untuk besok (23/4) Rodri belum siap. Kita lihat untuk semifinal Piala FA melawan Southampton akhir pekan nanti. Dias juga belum siap,” ujar Pep Guardiola yang dikutip dari laman resmi pada Selasa (21/4).
Rodri mengalami cedera saat Manchester City menang 2-1 atas Arsenal di Stadion Etihad pada 19 April. Gelandang timnas Spanyol itu diduga mengalami masalah pada bagian pangkal paha. Kehilangan Rodri menjadi perhatian karena perannya sangat penting dalam permainan City musim ini.
Rodri sebelumnya ikut mendorong kebangkitan performa Manchester City setelah kembali dari periode cedera panjang. Karena itu, absennya pemain tersebut bisa memengaruhi keseimbangan lini tengah tim asuhan Guardiola. City kini tengah berusaha menjaga tekanan terhadap Arsenal dalam persaingan gelar.
Arsenal masih memimpin klasemen dengan 70 poin dari 33 pertandingan. Sementara itu, Manchester City berada di posisi kedua dengan 67 poin dan satu laga lebih sedikit. Kondisi tersebut membuat setiap pertandingan sisa musim menjadi sangat penting bagi kedua tim.
Guardiola mengakui duel melawan Arsenal sangat menguras energi timnya. Menurut dia, laga itu menuntut banyak hal secara emosional dan fisik. Namun, City harus segera mengalihkan fokus ke enam pertandingan tersisa musim ini.
“Itu pertandingan yang sangat menuntut, baik secara emosional maupun fisik. Namun, kami masih punya enam pertandingan lagi. Kami tahu apa yang akan terjadi bila mendapatkan hasil atau tidak,” ujarnya.
Guardiola juga menilai persaingan di papan atas semakin ketat karena kedua tim tidak boleh kehilangan poin. Jadwal yang padat membuat tekanan mental dan fisik semakin besar. Hal itu terutama dirasakan tim yang sedang mengejar posisi teratas.
“Kedua tim tahu bahwa mereka tidak boleh kehilangan poin. Akan sulit untuk bangkit bila terpeleset, apalagi jadwal kami sangat padat. Bagi tim yang mengejar, ini lebih sulit secara mental dan fisik,” tambahnya.
Di sisi lain, Burnley datang ke laga ini dalam tekanan besar. Mereka terancam terdegradasi jika kalah dari Manchester City. Ancaman itu muncul setelah rangkaian hasil buruk, termasuk kekalahan 1-4 dari Nottingham Forest meski sempat unggul pada babak pertama.
Laga melawan Burnley pun menjadi ujian penting bagi Manchester City tanpa Rodri dan Ruben Dias. City membutuhkan kemenangan untuk terus menjaga peluang menyalip Arsenal. Sementara Burnley wajib mencari hasil positif demi menjaga asa bertahan di Liga Inggris.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

