Manajemen Arema FC berjanji melakukan evaluasi menyeluruh di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu, 3 Mei 2026. Langkah itu ditempuh untuk mendongkrak performa tim dalam tiga laga tersisa BRI Super League.
Komitmen tersebut disampaikan Manajer Bisnis Arema FC Munif Bagaskara Wakid. Ia merespons tuntutan suporter yang menilai penampilan Arema FC belum maksimal. Sorotan itu menguat setelah kekalahan dari Persebaya Surabaya dan Persik Kediri.
“Setiap kali kalah kami selalu melakukan evaluasi. Cuma yang sekarang dituntut evaluasinya lebih mendalam,” kata Munif.
Arema FC sebelumnya kalah telak 4-0 saat menghadapi Persebaya pada Selasa (28/4). Setelah itu, tim berjuluk Singo Edan kembali gagal meraih poin penuh saat tumbang 3-2 dari Persik Kediri pada Minggu sore.
Dua hasil buruk melawan sesama tim Jawa Timur memicu reaksi suporter. Mereka mendatangi kantor manajemen klub untuk menyampaikan kekecewaan dan tuntutan perbaikan.
Munif menyebut penyampaian aspirasi dari suporter merupakan hal yang wajar. Menurut dia, suporter memiliki hak untuk menyuarakan tuntutan karena selama ini telah memberi dukungan tenaga, moral, dan materi.
Ia juga memastikan aksi suporter berlangsung damai. Manajemen, kata dia, tidak mengalami kerusakan maupun kerugian selama aksi tersebut berlangsung.
Pihak klub dipastikan akan mengakomodasi tuntutan terkait perbaikan performa tim. Munif yang mewakili manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas hasil negatif saat melawan Persebaya dan Persik.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pergantian pelatih Marcos Santos, Munif tidak memberikan jawaban rinci. Ia menegaskan hal itu bukan bagian dari kewenangannya.
“Saya tidak menjawab itu karena bukan menjadi bagian dari tupoksi saya,” ujarnya.
Meski demikian, Munif tetap meminta suporter terus mendukung seluruh pemain Arema FC. Ia menegaskan manajemen memahami kekecewaan yang muncul setelah dua kekalahan beruntun itu.
“Kalian berhak berkeluh kesah, kalian berhak marah, dan kami juga wajib berbenah,” tutur Munif.
Dengan tiga pertandingan tersisa di BRI Super League, evaluasi itu menjadi langkah yang dijanjikan manajemen Arema FC. Klub berharap perbaikan segera dilakukan setelah tekanan dari suporter menguat dalam beberapa hari terakhir.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

