Luciano Spalletti Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2028
Luciano Spalletti memperpanjang kontraknya bersama Juventus hingga 2028 pada Jumat, 10 April 2026. Kepastian itu diumumkan klub Liga Italia tersebut setelah kesepakatan baru berdurasi dua tahun diteken.
Sebelumnya, kontrak Spalletti dijadwalkan habis pada akhir musim 2025/2026. Namun, Juventus memilih mengamankan masa depan pelatih 67 tahun itu lebih cepat.
“Sejak Luciano bergabung dengan keluarga besar Juventus, ia langsung memberikan dampak yang sangat positif,” kata CEO Juventus, Damien Comolli, dikutip dari laman resmi Juventus.
“Sejak awal sudah jelas bagi semua orang bahwa Luciano adalah sosok yang tepat untuk memimpin tim dalam jalur perkembangan.”
“Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melanjutkan kerja sama melampaui durasi kontrak sebelumnya, karena kami percaya stabilitas dan kontinuitas adalah dua pilar penting untuk meraih kesuksesan di masa depan.”
Spalletti ditunjuk sebagai kepala pelatih Juventus pada Oktober lalu. Ia datang menggantikan Igor Tudor yang dipecat.
Saat pertama bergabung, Spalletti menandatangani kontrak delapan bulan hingga akhir musim. Dalam perjanjian itu, terdapat opsi perpanjangan yang bergantung pada keberhasilan Juventus lolos ke Liga Champions UEFA.
Meski begitu, Juventus memutuskan memperpanjang kontraknya tanpa menunggu kepastian tiket ke kompetisi tersebut. Saat ini, Juventus menempati posisi kelima klasemen sementara Liga Italia.
Mereka terpaut satu poin dari Como yang berada di batas akhir zona Liga Champions. Situasi itu belum memastikan Juventus tampil di kompetisi elite Eropa musim depan.
Saat Spalletti mulai menangani tim, Juventus berada di peringkat ketujuh Liga Italia. Sejak itu, ia membukukan 17 kemenangan dari 31 pertandingan di semua kompetisi.
Di sisi lain, perjalanan Juventus musim ini tidak sepenuhnya mulus. Mereka tersingkir dari Liga Champions pada babak play-off fase gugur setelah kalah dari Galatasaray pada Februari.
Juventus juga gagal melangkah lebih jauh di Piala Italia. Mereka dihentikan Atalanta pada perempat final.
Sebelum melatih Juventus, Spalletti meninggalkan jabatannya sebagai pelatih tim nasional Italia pada musim panas 2025. Ia mundur setelah Italia kalah 0-3 dari Norwegia dalam kualifikasi Piala Dunia.
Setelah itu, Italia juga gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Mereka kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada babak play-off Maret.
Kegagalan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Italia untuk tampil di Piala Dunia. Setelah rangkaian hasil itu, Gennaro Gattuso juga meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala timnas Italia.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

