Lionel Messi akan menghadapi tim nasional Inggris untuk pertama kalinya saat Argentina bertemu Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB di Stadion Atlanta, Amerika Serikat. Laga ini menjadi momen baru bagi bintang Argentina itu setelah karier panjangnya di level tertinggi.
Messi menyebut duel tersebut terasa istimewa. Pemain berusia 39 tahun itu mengaku belum pernah bertemu Inggris sepanjang kariernya bersama tim nasional.
“Sejujurnya, ini terasa sangat spesial,” ujar Messi, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin.
Argentina datang ke semifinal setelah menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 pada perempat final. Sementara itu, Inggris lolos usai mengalahkan Norwegia 2-1.
Pertemuan ini juga memunculkan kembali kenangan lama bagi pendukung Albiceleste. Salah satunya adalah laga ikonik saat Diego Maradona membawa Argentina menyingkirkan Inggris dalam perjalanan menuju gelar juara Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Adapun pertemuan terakhir Argentina dan Inggris di Piala Dunia terjadi pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Ketika itu, Inggris menang 1-0 dan membuat Albiceleste tersingkir lebih cepat.
Saat laga tersebut berlangsung, Messi masih berusia 15 tahun. Ia masih berada di akademi FC Barcelona dan belum masuk tim utama Blaugrana, sambil memupuk mimpi membela tim nasional Argentina.
“Ini pertandingan yang spesial karena ini pertama kalinya bagi saya. Saya sudah bermain melawan hampir semua tim, kecuali Inggris,” kata pemain yang kini berusia 39 tahun itu.
Messi juga menilai Inggris sebagai lawan dengan kualitas besar. Menurut dia, status Inggris sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia membuat pertandingan semifinal ini semakin menarik.
“Dan seperti yang saya katakan, ini spesial karena mereka adalah tim besar, salah satu kekuatan sepak bola dunia. Selalu menyenangkan bermain melawan tim seperti itu, dalam pertandingan sebesar ini, apalagi di semifinal Piala Dunia,” kata Messi, top skor Piala Dunia 2026 (8) sekaligus sepanjang masa turnamen empat tahunan itu (21).
Inggris sendiri mencapai semifinal kedua mereka dalam tiga edisi terakhir. Catatan itu menjadi bukti konsistensi mereka di level tertinggi turnamen internasional.
Di sisi lain, Argentina berupaya menjaga status juara dunia yang mereka raih empat tahun lalu di Qatar. Messi menegaskan timnya ingin memulihkan kondisi sebaik mungkin sebelum laga besar melawan Inggris.
“Kami akan berusaha beristirahat karena kami sudah berada di bawah tekanan yang sangat besar dan itu mulai terasa. Seluruh skuad merasakannya. Namun kami berada dalam kondisi sebaik mungkin untuk terus melakukan apa yang selama ini kami lakukan, yaitu bersaing,” tutup Messi.
Laga semifinal ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua tim besar dengan sejarah panjang di Piala Dunia. Bagi Messi, pertandingan di Stadion Atlanta nanti juga akan menambah satu pengalaman baru yang belum pernah ia rasakan sepanjang karier internasionalnya.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

