Lionel Messi dan Lamine Yamal Bertemu, Foto Lama Kembali Viral
Lionel Messi dan Lamine Yamal kembali jadi sorotan pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Jakarta, menjelang final Piala Dunia FIFA 2026 di East Rutherford, New Jersey. Pertemuan keduanya menghidupkan lagi kisah foto lama saat Messi memandikan Yamal yang masih bayi pada 2007.
Foto itu kembali ramai dibicarakan setelah Argentina lolos ke final usai mengalahkan Inggris 2-1. Di sisi lain, Spanyol datang dengan status juara Eropa. Final pada Senin (20/7) dini hari WIB akan menjadi pertemuan pertama Messi dan Yamal sebagai lawan di lapangan.
Foto tersebut diambil fotografer lepas Joan Monfort. Pemotretan itu merupakan bagian dari kalender amal harian Catalan Diario Sport yang bekerja sama dengan UNICEF. Saat itu, keluarga Yamal memenangkan undian untuk berfoto bersama pemain Barcelona di Camp Nou.
“Kami membuat kalender itu dengan bantuan UNICEF. UNICEF mengadakan undian di lingkungan Roca Fonda di Mataro, tempat keluarga Lamine tinggal. Mereka mendaftar untuk mendapatkan kesempatan berfoto dengan pemain Barcelona di Camp Nou, dan mereka memenanginya,” kata Monfort kepada Associated Press pada 2024.
Dalam sesi itu, Messi yang saat itu berusia 20 tahun berpose bersama Yamal dan ibunya, Sheila Ebana, di ruang ganti Camp Nou. Salah satu gambar memperlihatkan Messi memandikan Yamal di dalam bak mandi plastik.
Monfort menceritakan, Messi terlihat pendiam dan pemalu saat sesi berlangsung. Ia juga menyebut Messi sempat kebingungan ketika harus menggendong Yamal yang masih bayi.
“Messi sangat pendiam dan pemalu. Dia masuk ke ruang ganti dan menemukan bak mandi plastik berisi air dengan seorang bayi di dalamnya. Pada awalnya dia tidak tahu bagaimana menggendong Lamine,” kata Monfort.
Bertahun-tahun kemudian, foto itu kembali viral. Ayah Yamal, Mounir Nasraoui, mengunggah potongan gambar tersebut di Instagram. Ia menambahkan keterangan, “Awal dari dua legenda.”
Monfort mengaku tidak menyangka foto hasil jepretannya akan memiliki makna besar hampir dua dekade kemudian. Terlebih, Yamal kini berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik dunia.
“Sangat menyenangkan bisa dikaitkan dengan sesuatu yang menimbulkan sensasi sebesar ini. Sejujurnya, itu adalah perasaan yang sangat indah,” kata Monfort.
Yamal meniti karier cemerlang sejak debut bersama Barcelona pada usia 15 tahun. Pemain yang kini berusia 19 tahun itu sudah meraih tiga gelar Liga Spanyol. Ia juga membawa Spanyol menjuarai Euro 2024.
Kini, Yamal berpeluang menghadapi idolanya di partai puncak Piala Dunia 2026. Sementara itu, kisah di balik foto lama tersebut kembali menjadi bagian menarik menjelang duel Argentina melawan Spanyol.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

