Jurnalis Internasional Apresiasi Pelaksanaan Piala Dunia 2026 dinilai berjalan tertib dan terorganisasi
Piala Dunia

Jurnalis Internasional Apresiasi Pelaksanaan Piala Dunia 2026 dinilai berjalan tertib dan terorganisasi

Jurnalis Dunia Nilai Piala Dunia 2026 Berjalan Baik

Para jurnalis internasional memuji pelaksanaan Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 11 Juni-19 Juli di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Penilaian itu disampaikan di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7), setelah turnamen berakhir dengan Spanyol sebagai juara.

Salah satu pujian datang dari Diego Lopez, jurnalis media olahraga El Salvador, El Grafico. Ia mengaku sempat ragu dengan format baru yang melibatkan 48 tim peserta. Namun, keraguan itu berubah setelah turnamen dimulai.

“Awalnya saya ragu dengan dengan partisipasi 48 tim. Namun ketika dimulai, ternyata sangat menarik,” ujar Diego Lopez.

Menurut Diego, laga-laga sepanjang Piala Dunia 2026 berlangsung ketat dan mampu menyedot perhatian publik. Ia juga menilai hasil akhir turnamen sesuai dengan kualitas permainan tim juara.

“Piala Dunia 2026 dimenangkan oleh tim terbaik,” kata dia.

Meski memberi apresiasi, Diego tetap menyampaikan catatan untuk FIFA. Ia berharap ada perbaikan dalam pengelolaan kebutuhan media pada edisi berikutnya. Selain itu, ia menyoroti harga tiket pertandingan.

“Pengaturan pers semestinya bisa lebih baik. Selain itu, saya berharap harga tiket jangan terlalu mahal karena sepak bola itu untuk suporter, untuk masyarakat,” tutur dia.

Pendapat serupa disampaikan Rajarshi Ganguly, jurnalis surat kabar Aajkal yang berbasis di Kolkata, India. Ia menilai turnamen edisi 2026 terselenggara dengan rapi. Menurut dia, koordinasi antara tuan rumah dan FIFA berjalan solid.

“Tuan rumah seperti Amerika Serikat dan FIFA berkoordinasi dengan solid,” ujar Rajarshi.

Rajarshi juga menyampaikan masukan untuk penyelenggaraan Piala Dunia berikutnya. Ia berharap jumlah peserta tidak lagi ditambah dari 48 tim. Menurut dia, penambahan peserta berisiko menurunkan mutu turnamen.

“Kalau bisa, jangan menambah jumlah tim peserta menjadi lebih dari 48 tim karena itu bisa menurunkan kualitas turnamen,” ujar dia.

Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim. Total ada 104 pertandingan yang dimainkan dari fase grup hingga final. Sebelumnya, Piala Dunia pada periode 1998-2022 hanya diikuti 32 tim.

Format baru itu juga menghadirkan empat tim debutan, yakni Tanjung Verde, Curacao, Yordania, dan Uzbekistan. Dari empat tim tersebut, Tanjung Verde mampu melaju ke fase gugur, tepatnya babak 32 besar.

Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, fase gugur Piala Dunia 2026 dimulai dari 32 besar. Format itu berbeda dari edisi-edisi sebelumnya yang langsung dimulai dari 16 besar.

Piala Dunia 2026 juga mencatat sejarah sebagai edisi pertama yang digelar di tiga negara. Turnamen ini berlangsung di 16 kota, dengan rincian 11 kota di Amerika Serikat, tiga kota di Meksiko, dan dua kota di Kanada.

Turnamen tersebut ditutup dengan keberhasilan Spanyol menjadi juara. Pada laga final, Spanyol menumbangkan Argentina 1-0 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar