Messi Ungkap Kekecewaan usai Argentina Gagal Mempertahankan Gelar Piala DuniaPersija Perpanjang Kontrak Andritany hingga 2026/2027Selebrasi kemenangan Spanyol diwarnai penangkapan sejumlah orang, aparat amankan situasiIndonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030: Peluang Terbuka jika Syarat Kualifikasi TerpenuhiAlasan Pemain Sepak Bola Mengenakan Sport Bra: Penjelasan Fungsi dan ManfaatnyaDaftar Top Skor Piala Dunia dari Masa ke Masa: Catatan Lengkap Para Pencetak Gol TerbanyakDaftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun: Spanyol Raih Gelar Dua KaliDaftar pemain muda menonjol di setiap edisi Piala Dunia: Cubarsi jadi nama terbaruDaftar peraih Sarung Tangan Emas di Piala Dunia: Kiprah para kiper terbaik dari masa ke masaJurnalis Internasional Apresiasi Pelaksanaan Piala Dunia 2026 dinilai berjalan tertib dan terorganisasiMessi Ungkap Kekecewaan usai Argentina Gagal Mempertahankan Gelar Piala DuniaPersija Perpanjang Kontrak Andritany hingga 2026/2027Selebrasi kemenangan Spanyol diwarnai penangkapan sejumlah orang, aparat amankan situasiIndonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030: Peluang Terbuka jika Syarat Kualifikasi TerpenuhiAlasan Pemain Sepak Bola Mengenakan Sport Bra: Penjelasan Fungsi dan ManfaatnyaDaftar Top Skor Piala Dunia dari Masa ke Masa: Catatan Lengkap Para Pencetak Gol TerbanyakDaftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun: Spanyol Raih Gelar Dua KaliDaftar pemain muda menonjol di setiap edisi Piala Dunia: Cubarsi jadi nama terbaruDaftar peraih Sarung Tangan Emas di Piala Dunia: Kiprah para kiper terbaik dari masa ke masaJurnalis Internasional Apresiasi Pelaksanaan Piala Dunia 2026 dinilai berjalan tertib dan terorganisasi
Pau Cubarsi Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia

Pau Cubarsi Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik di Piala Dunia 2026

Pau Cubarsi Raih Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Bek tim nasional Spanyol Pau Cubarsi meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026, Senin WIB, di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat. Penghargaan itu melengkapi sukses Spanyol menjuarai turnamen setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada laga final.

Cubarsi tampil penuh dalam setiap pertandingan Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026. Pemain jebolan La Masia itu juga bermain penuh saat La Furia Roja menundukkan Argentina di partai puncak.

Total menit bermain menjadi salah satu faktor yang mengantar Cubarsi meraih penghargaan tersebut. Ia unggul dari rekannya, Lamine Yamal, yang sepanjang turnamen lebih banyak mencuri perhatian.

Cubarsi mencatatkan 750 menit penuh bersama Spanyol di Piala Dunia 2026, tanpa menghitung injury time. Sementara itu, Yamal yang membukukan satu gol dan satu assist bermain selama 615 menit.

Peran Cubarsi juga sangat penting dalam kokohnya pertahanan Spanyol. Tim asuhan Luis de la Fuente hanya kebobolan satu gol dari delapan pertandingan sepanjang turnamen.

Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Spanyol terjadi pada babak perempat final saat menghadapi Belgia. Dalam tujuh pertandingan lain, Spanyol selalu mencatatkan nirbobol.

Catatan itu membuat Spanyol menorehkan rekor sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam satu edisi Piala Dunia. Cubarsi menjadi salah satu sosok utama di balik pencapaian tersebut.

Meski selalu bermain penuh, pemain berusia 19 tahun itu tetap tampil disiplin. Ia hanya menerima satu kartu kuning selama mengawal lini belakang Spanyol.

Bukan hanya kuat dalam bertahan, Cubarsi juga menonjol dalam distribusi bola. Ia memimpin statistik umpan antarlini di timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026 dengan 173 keberhasilan.

Penghargaan ini membuat Cubarsi masuk dalam daftar pemain muda terbaik Piala Dunia dari berbagai generasi. Ia bergabung dengan nama-nama seperti Pele pada 1958 dan Franz Beckenbauer pada 1966.

Daftar Pemain Muda Terbaik Piala Dunia

Berikut daftar pemenang penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia setiap edisi:

2026 – Pau Cubarsi (Spanyol)
2022 – Enzo Fernandez (Argentina)
2018 – Kylian Mbappe (Prancis)
2014 – Paul Pogba (Prancis)
2010 – Thomas Mueller (Jerman)
2006 – Lukas Podolski (Jerman)
2002 – Landon Donovan (Amerika Serikat)
1998 – Michael Owen (Inggris)
1994 – Marc Overmars (Belanda)
1990 – Robert Prosinecki (Yugoslavia)
1986 – Enzo Scifo (Belgia)
1982 – Manuel Amoros (Prancis)
1978 – Antonio Cabrini (Italia)
1974 – Wladyslaw Zmuda (Polandia)
1970 – Teofilo Cubillas (Peru)
1966 – Franz Beckenbauer (Jerman Barat)
1962 – Florian Albert (Hungaria)
1958 – Pele (Brasil)

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar