Inter Milan memastikan gelar Liga Italia 2025/2026 pada Senin, 4 Mei 2026, di Stadio Giuseppe Meazza, Milan. Kepastian itu datang setelah tim asuhan Cristian Chivu menang 2-0 atas Parma pada pekan ke-35.
Usai keberhasilan tersebut, Cristian Chivu menyampaikan terima kasih kepada para pelatih Inter Milan sebelumnya. Menurut dia, fondasi yang dibangun para pendahulunya membantu dirinya menjalani tugas sebagai pelatih.
“Pendahulu saya sudah melakukan pekerjaan yang baik sekali,” ujar Chivu, dikutip dari laman Inter Milan, Senin.
Chivu mengatakan para pelatih sebelum dirinya berperan membentuk kualitas para pemain Inter. Hal itu membuat tim memiliki pemahaman pertandingan yang baik.
“Mereka membuat pemain memiliki pengetahuan terhadap pertandingan. Sebagai pelatih, saya jadi lebih mudah beradaptasi pada setiap laga,” tutur Chivu.
Pelatih asal Rumania itu menambahkan, para pemain Inter Milan telah mewujudkan impiannya menjuarai Liga Italia sebagai pelatih. Ia juga mengaku bersyukur karena Inter mampu melewati musim yang naik-turun.
“Kami merasakan kekalahan, tetapi kami dapat bereaksi dan bangkit. Kami fokus dengan target. Saya sangat senang untuk para pemain. Mereka memang harus menikmati momen ini,” kata Chivu.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Inter Milan Giuseppe Marotta juga menyambut gelar tersebut dengan penuh syukur. Ia menyebut trofi Liga Italia sebagai mimpinya sejak kecil.
Marotta turut mengingat jasa para presiden Inter Milan terdahulu. Ia menyebut nama Massimo Moratti, Giacinto Facchetti, Ivanoe Fraizzoli, dan Steven Zhang.
Selain itu, Marotta menilai keputusan menunjuk Cristian Chivu sebagai pelatih Inter Milan mulai musim 2025/2026 merupakan langkah yang tepat. Ia menegaskan Chivu memiliki nilai penting sebagai pelatih.
“Kami melihat Chivu mempunyai nilai fundamental sebagai pelatih yaitu keberanian,” ujar Marotta.
Inter Milan mengunci gelar setelah mengumpulkan 82 poin di klasemen. Dengan tiga pertandingan tersisa, raihan itu tidak mungkin lagi dikejar Napoli yang berada di posisi kedua dengan 70 poin.
Gelar tersebut menjadi trofi Liga Italia ke-21 bagi Inter Milan sepanjang sejarah klub. Untuk jumlah gelar terbanyak di kompetisi itu, Juventus masih memegang rekor dengan 36 kali juara.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

