Barcelona Masih Berharap Datangkan Julian Alvarez pada Bursa Transfer Musim Panas 2026Crystal Palace Resmi Datangkan Axel Disasi dari Chelsea dengan Status PinjamanBouaddi Resmi Gabung Manchester City, Catat Rekor Transfer Remaja Termahal di Liga InggrisCarlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Punggung 20 untuk Musim BaruMourinho Tegaskan Real Madrid Tak Berencana Tambah Pemain, Nilai Skuad Saat Ini Sudah CukupLASK bangkit membalikkan keadaan, Sabah dan Bodo/Glimt pastikan tiket ke fase ligaBruno Fernandes Raih Gelar Pemain Terbaik PFA Musim 2025/2026Gol Pablo Garcia bawa Real Betis menang tipis 1-0 atas ValenciaManchester United Resmi Datangkan Carlos Baleba untuk Perkuat Skuad Musim IniAlonso Tekankan Peran Penting Trio Penyerang Chelsea dalam Menjaga Ketajaman TimBarcelona Masih Berharap Datangkan Julian Alvarez pada Bursa Transfer Musim Panas 2026Crystal Palace Resmi Datangkan Axel Disasi dari Chelsea dengan Status PinjamanBouaddi Resmi Gabung Manchester City, Catat Rekor Transfer Remaja Termahal di Liga InggrisCarlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Punggung 20 untuk Musim BaruMourinho Tegaskan Real Madrid Tak Berencana Tambah Pemain, Nilai Skuad Saat Ini Sudah CukupLASK bangkit membalikkan keadaan, Sabah dan Bodo/Glimt pastikan tiket ke fase ligaBruno Fernandes Raih Gelar Pemain Terbaik PFA Musim 2025/2026Gol Pablo Garcia bawa Real Betis menang tipis 1-0 atas ValenciaManchester United Resmi Datangkan Carlos Baleba untuk Perkuat Skuad Musim IniAlonso Tekankan Peran Penting Trio Penyerang Chelsea dalam Menjaga Ketajaman Tim
India Berpotensi Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026: Ini Dampaknya bagi Turnamen
Piala Dunia

India Berpotensi Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026: Ini Dampaknya bagi Turnamen

India dikabarkan mempertimbangkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 24 September hingga 3 Oktober di Indonesia. Kabar itu dipantau di Jakarta, Jumat, setelah Federasi Sepak Bola India (AIFF) disebut segera mengambil keputusan final. Jika batal tampil, Timnas Indonesia berpotensi kehilangan satu pesaing di turnamen tersebut.

Berdasarkan laporan media India, Khel Now, rencana mundur itu muncul karena benturan jadwal. India harus memilih antara tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 atau menjalani laga persahabatan melawan Brasil pada jeda internasional September-Oktober.

Sebelumnya, India dijadwalkan bermain di Grup A Divisi 1. Tim berjuluk Macan Biru itu satu grup dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Masalah muncul karena AIFF kini lebih memprioritaskan laga uji coba melawan Brasil. Pertandingan itu akan digelar di Kolkata pada 3 Oktober, bertepatan dengan hari terakhir penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di Indonesia.

Dalam situasi ini, FIFA disebut tidak mengizinkan India tampil di FIFA ASEAN Cup dengan tim U23 atau tim lapis kedua. Karena itu, AIFF harus menentukan agenda yang akan diprioritaskan.

AIFF memandang laga melawan Brasil sebagai salah satu pertandingan terbesar yang pernah mereka siapkan. Federasi itu juga dikabarkan tengah menyiapkan paket pendanaan senilai 60–70 crore rupee atau sekitar Rp111,3 miliar hingga Rp129,9 miliar.

Dana tersebut disebut berasal dari sponsor, penjualan tiket, dan dukungan Pemerintah Benggala Barat. Faktor itu ikut memperkuat prioritas AIFF terhadap rencana uji coba melawan Brasil.

Di sisi lain, mantan kapten timnas India Bhaichung Bhutia menolak rencana pengunduran diri tersebut. Ia menilai keikutsertaan di FIFA ASEAN Cup akan memberi manfaat lebih besar bagi perkembangan tim nasional India.

“Saya sangat menegaskan tim utama harus bermain di FIFA ASEAN Cup. Itu kompetisi yang jauh lebih baik daripada Piala SAFF,” katanya.

Bhutia menilai tiga atau empat pertandingan kompetitif lebih berguna bagi perkembangan pemain. Menurut dia, agenda seperti itu lebih penting dibanding hanya memainkan satu laga persahabatan.

Ia juga menyebut FIFA ASEAN Cup penting untuk menambah pengalaman internasional pemain muda India. Turnamen itu dinilai bisa menjadi bekal untuk menghadapi persaingan level Asia pada masa mendatang.

“Brasil tetaplah Brasil dan tentu bagus melawan mereka. Namun waktunya tidak tepat. Anda hanya memainkan satu pertandingan. Apa manfaatnya bagi perkembangan jangka panjang tim nasional?” katanya.

Menurut Bhutia, FIFA ASEAN Cup memberi India kesempatan memainkan tiga laga kompetitif melawan Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Ketiga negara itu juga berpotensi kembali menjadi lawan India pada babak kualifikasi Piala Asia maupun dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2030.

Hingga kini, keputusan final AIFF belum diumumkan. Namun, kemungkinan India mundur menjadi perhatian karena dapat memengaruhi persaingan di Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar