Malut United akan menghadapi PSBS Biak pada Selasa malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Jelang laga itu, pelatih Malut United Hendri Susilo meminta timnya tidak memandang remeh lawan.
Hendri menegaskan timnya tetap memburu hasil maksimal demi menjaga persaingan di papan atas klasemen. Ia meminta para pemain tampil serius meski lawan sedang berada dalam tren buruk.
“Kami akan berjuang agar tetap bisa bersaing di papan atas. Untuk itu, saya ingatkan pemain supaya tak menganggap enteng pertandingan demi meraih hasil maksimal,” kata Hendri, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa.
PSBS Biak datang ke pertandingan ini dengan catatan yang kurang baik. Tim tuan rumah menelan tujuh kekalahan beruntun dan belum meraih kemenangan dalam 12 laga terakhir.
Masalah terbesar PSBS musim ini ada di lini belakang. Tim berjuluk Badai Pasifik itu sudah kebobolan 67 gol, terbanyak di kompetisi musim ini.
Namun, Malut United juga tidak dalam kondisi ideal. Laskar Kie Raha belum menang dalam lima pertandingan terakhir dan hanya mencatat dua kemenangan dari 11 laga terakhir.
Laga melawan PSBS menjadi sangat penting bagi Malut United. Tiga poin dibutuhkan jika mereka ingin menutup musim di posisi empat besar.
“Kami tidak main-main melawan PSBS Biak. Tim akan mengerahkan 200 persen kekuatan untuk meraih tiga poin,” ujar Hendri.
Di kubu lawan, pelatih PSBS Marian Mihail menilai Malut United tetap berbahaya. Ia menyebut lawannya memiliki materi pemain berkualitas, terutama di lini depan.
Malut United saat ini menjadi tim paling produktif kedua musim ini dengan catatan 54 gol. Jumlah itu hanya kalah dari tim teratas dalam urusan produktivitas.
“Malut United tim yang sangat bagus dan bisa mengalahkan tim manapun di kompetisi ini, tapi beberapa pertandingan terakhir mereka juga hasil-hasilnya tidak begitu baik,” tutur Mihail.
Mihail juga mengungkapkan PSBS tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain asing timnya dipastikan absen pada pertandingan tersebut.
“Jadi buat kami ini akan jadi tes yang bagus dimana akan hanya ada tiga pemain asing di tim kami. Pertandingan ini juga jadi bahan evaluasi pemain lokal buat lihat siapa yang bisa bertahan untuk musim depan,” ujar eks pelatih PSS tersebut.
Saat ini, Malut United menempati posisi kelima klasemen dengan 46 poin. Sementara itu, PSBS Biak berada di posisi ke-18 atau juru kunci dengan 18 poin.
Perbedaan posisi di klasemen membuat Malut United lebih diunggulkan. Meski begitu, Hendri Susilo tetap mengingatkan anak asuhnya agar tidak lengah saat bertandang ke Sleman.
Sumber: ANTARA News

