Ernando menantikan kompetisi sepak bola tambahan di Indonesia
Sepakbola Indonesia

Ernando Ari Tunggu Kompetisi Pendamping Liga Indonesia

Ernando Ari Sutaryadi menaruh harapan pada hadirnya kompetisi pendamping di sepak bola Indonesia. Kiper Persebaya Surabaya itu melihat ajang tambahan bisa membuka menit bermain untuk pemain muda dan pemain lokal.

Ernando menyampaikan pandangannya di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026), setelah mengikuti jumpa pers Piala Presiden 2026. Ia membedakan kebutuhan kompetisi pendamping liga dengan fungsi turnamen pramusim seperti Piala Presiden.

Ernando Ari Soroti Kebutuhan Menit Bermain Pemain Muda

Ernando mengaitkan dorongannya dengan situasi kompetisi utama yang kini memakai nama Super League. Ia menyoroti banyak pemain yang tidak banyak tampil setelah regulasi membuat setiap klub boleh mendaftarkan 11 pemain asing.

"Ya itu yang kita tunggu-tunggu bagi pemain ya, karena kita kasihan juga sama teman-teman kita yang lain. Mungkin karena satu kompetisi terus pemainnya itu-itu aja, 11 pemainnya itu-itu aja," kata Ernando.

Menurut Ernando, kompetisi lain yang berjalan bersamaan dengan liga dapat memberi ruang lebih luas. Pemain muda bisa mengejar menit bermain sekaligus mengumpulkan pengalaman pertandingan.

Ia juga menegaskan bahwa pemain membutuhkan ajang yang kompetitif, bukan hanya turnamen pramusim. Dalam konteks ini, Piala Presiden tetap punya fungsi sebagai persiapan klub menuju musim baru, tetapi Ernando berharap sepak bola Indonesia memiliki kompetisi tambahan yang berjalan seiring liga.

Piala Liga Masuk Rencana Kompetisi Pendamping I.League

Ernando merujuk pada bentuk kompetisi seperti Piala Indonesia. Ajang itu terakhir hadir pada 2019, dengan PSM Makassar sebagai juara.

Beberapa waktu lalu, I.League membocorkan rencana kompetisi pendamping dengan nama League Cup atau Piala Liga. Rencana tersebut melibatkan klub-klub Super League dan Championship.

Kompetisi itu menurut rencana berjalan enam sampai tujuh pekan hingga laga final. Bagi Ernando, tambahan agenda kompetitif seperti ini dapat membuat persaingan antarpemain lebih hidup karena klub memiliki lebih banyak pertandingan.

Piala Presiden 2026 Tetap Penting untuk Pemain Lokal

Meski menginginkan kompetisi yang lebih kompetitif, Ernando tetap menyambut positif Piala Presiden. Ia menilai turnamen pramusim tersebut membantu pemain lokal atau pemain muda yang kurang mendapat kesempatan tampil di liga.

Ernando juga melihat Piala Presiden sebagai tempat pemain menunjukkan performa kepada pelatih tim nasional. Untuk pemain yang mengejar panggilan Timnas Indonesia, pertandingan tambahan memberi kesempatan tampil di hadapan pemantau.

"Terus juga, persiapan juga, siapa tahu pelatih timnas pasti nonton kan kalau ada pertandingan. Jadi itu bisa jadi salah satu opsi juga untuk para coach melihat performa kita di timnas dan juga di klub juga," kata Ernando.

Ernando saat ini memiliki 13 caps bersama timnas Indonesia. Ia menilai setiap pertandingan tambahan dapat membantu pemain menjaga ritme sekaligus memperlihatkan perkembangan bersama klub.

Poin Penting dari Harapan Ernando Ari

  • Ernando Ari Sutaryadi menantikan kompetisi tambahan di luar Super League.
  • Ia menilai kompetisi pendamping bisa membantu pemain muda mendapat menit bermain.
  • Ia membedakan kompetisi pendamping dengan Piala Presiden yang berfungsi sebagai turnamen pramusim.
  • I.League pernah membocorkan rencana League Cup atau Piala Liga.
  • Rencana Piala Liga melibatkan klub-klub Super League dan Championship.
  • Ernando tetap menilai Piala Presiden penting untuk pemain lokal dan pemain muda.

Harapan Ernando menyoroti kebutuhan pemain terhadap ruang kompetitif yang lebih luas. Untuk saat ini, Piala Presiden 2026 tetap memberi kesempatan tambahan, sementara rencana Piala Liga menjadi agenda yang ia nantikan.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar