Pelatih sementara Madura United Rakhmad Basuki menyebut disiplin bertahan menjadi kunci kemenangan 2-1 atas Persebaya Surabaya, Jumat (17/4/2026) malam, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. Selain disiplin, Madura United juga dinilai efektif saat memanfaatkan transisi permainan.
Rakhmad mengatakan timnya menekankan kekuatan bertahan kepada para pemain sejak awal. Menurut dia, para pemain mampu menjalankan instruksi itu dengan baik sepanjang pertandingan.
“Sepak bola itu tentang bertahan, kami tekankan pemain harus kuat dalam bertahan dan mereka mampu menjalankan itu dengan baik malam ini,” kata Rakhmad saat konferensi pers usai pertandingan.
Ia menjelaskan, skema tersebut sudah dipersiapkan sejak sesi latihan. Fokus utama tim adalah membangun organisasi pertahanan yang solid untuk meredam tekanan tuan rumah.
Di sisi lain, para pemain diberi ruang untuk berkreasi saat menyerang. Kebebasan itu terutama diterapkan ketika tim berhasil melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
“Skenario ini sudah kami latih, ketika bertahan harus mengikuti skema, tetapi saat menyerang silakan gunakan kreativitas masing-masing,” ucapnya.
Rakhmad menilai pendekatan itu berjalan efektif. Madura United mampu memaksimalkan peluang yang didapat dan mencetak dua gol penentu kemenangan.
Ia juga memberi pujian kepada lini belakang Madura United. Menurut dia, pertahanan tim tampil solid saat menghadapi tekanan Persebaya dan hanya kebobolan satu gol.
“Saya jujur memuji pertahanan kami malam ini karena mereka tampil disiplin dan menjalankan instruksi dengan baik,” tuturnya.
Kemenangan di kandang lawan itu juga dinilai penting dalam upaya Madura United menjauh dari zona degradasi. Karena itu, Rakhmad meminta timnya tetap fokus pada permainan sendiri tanpa melihat hasil tim lain.
Ia menegaskan para pemain harus menjaga konsistensi hingga kompetisi berakhir. Madura United, kata dia, wajib terus bertarung agar tidak kehilangan poin pada sisa musim.
“Kami hanya perlu fokus pada diri sendiri, terus bertarung dan tidak kehilangan poin sampai musim selesai,” ujarnya.
Sementara itu, pemain Madura United Pedro Monteiro menilai tiga poin di markas Persebaya lahir dari semangat juang tim. Ia menyebut laga tersebut tidak mudah karena tekanan tuan rumah cukup besar.
Pedro menekankan pentingnya kekompakan tim dalam menjaga keseimbangan permainan. Menurut dia, kerja bersama saat bertahan dan menyerang membuat Madura United mampu membawa pulang kemenangan.
“Kami bertahan bersama dan menyerang bersama, itu yang membuat kami bisa mendapatkan tiga poin di laga yang tidak mudah ini,” kata Pedro.
Ia menambahkan, hasil positif itu menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Sebab, posisi Madura United masih berada dalam tekanan di papan bawah klasemen.
“Kami harus terus melanjutkan perjuangan ini karena situasi kami masih belum aman,” tuturnya.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

