Roberto De Zerbi menjanjikan makan malam untuk skuad Tottenham Hotspur jika menang atas Brighton and Hove Albion pada laga Liga Inggris 2025/2026, Sabtu malam WIB, di Stadion Tottenham Hotspur, London.
Pelatih Spurs itu menyampaikan janji tersebut menjelang pertandingan penting saat timnya masih terancam degradasi. De Zerbi mengatakan hadiah itu akan diberikan setiap pekan jika timnya meraih kemenangan.
“Saya berjanji akan mentraktir mereka satu kali makan malam setiap minggu kalau kami menang,” ujar De Zerbi, dikutip dari laman Tottenham Hotspur.
De Zerbi memang memakai makan malam bersama sebagai cara membangun kebersamaan dan motivasi pemain. Langkah itu dilakukan ketika Spurs sedang berada dalam tekanan besar di papan bawah klasemen.
Beberapa hari sebelum menghadapi Brighton, skuad Spurs sempat makan malam di sebuah restoran. Dalam suasana itu, De Zerbi mencoba menggali persoalan yang dihadapi para pemainnya dan mempererat kedekatan emosional di dalam tim.
Menurut pelatih asal Italia itu, sepak bola tidak hanya soal taktik dan permainan di lapangan. Ia menilai aspek kemanusiaan para pemain juga harus menjadi perhatian utama.
“Saya selalu percaya hubungan manusia. Saya percaya adanya jiwa. Sebelum berbicara soal taktik, permainan, pergerakan dengan atau tanpa bola, pertama-tama yang perlu diingat adalah adalah saya bekerja dengan manusia, dengan semua masalah mereka,” tutur pria asal Italia tersebut.
De Zerbi berharap para pemain saling membantu dan saling menyemangati saat bertanding. Ia menegaskan target utama Spurs adalah tetap bertahan di Liga Inggris musim depan.
“Kalau gagal mencapai target itu, setiap orang di tim kehilangan sesuatu di karier mereka,” tutur dia.
Untuk dirinya sendiri, De Zerbi menegaskan tetap optimistis menatap sisa musim. Ia menyatakan siap berjuang agar Spurs tidak turun ke Championship pada musim 2026/2027.
“Saya tetap positif. Saya siap bertarung,” kata dia.
Namun, Spurs menghadapi Brighton dengan kondisi skuad yang tidak ideal. Kapten tim Cristian Romero dipastikan absen karena cedera lutut parah dan kemungkinan tidak bermain lagi sampai akhir musim.
Daftar cedera Spurs juga masih panjang. Setidaknya ada delapan pemain tim utama yang menepi, yakni Wilson Odobert, Mohammed Kudus, Dejan Kulusevski, Cristian Romero, James Maddison, Guglielmo Vicario, Ben Davies dan Rodrigo Bentacur.
James Maddison disebut sudah kembali menjalani latihan ringan. Meski begitu, De Zerbi menolak mengambil risiko dengan memaksakannya tampil terlalu cepat.
“Kami hanya menurunkan pemain yang betul-betul siap. Bagi saya, lebih baik kalah pada satu pertandingan daripada menambah cedera baru,” ujar dia.
Spurs kini sedang menjalani periode buruk di Liga Inggris. Klub berjuluk The Lily Whites itu terjebak di zona degradasi ketika kompetisi hanya menyisakan enam pertandingan.
Mereka pun terancam mengalami degradasi seperti pada musim 1976/1977. Saat ini, Spurs menempati posisi 18 klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 dengan 30 poin dari 32 pertandingan.
Catatan itu makin berat karena Spurs belum memenangi satu pun laga liga sejak awal tahun 2026. Laga melawan Brighton menjadi sangat penting untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

