Argentina Tegaskan Tak Terbebani Jelang Laga Melawan Inggris
Piala Dunia

Argentina Tegaskan Tak Terbebani Jelang Laga Melawan Inggris

Alexis Mac Allister menegaskan Argentina tidak merasa tertekan jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris, Rabu (15/7), di Stadion Atlanta, Amerika Serikat.

Pernyataan itu disampaikan gelandang tim nasional Argentina tersebut saat sesi latihan di Atlanta United Training Ground, Marietta, Georgia, Selasa. Argentina akan menghadapi Inggris dalam laga penting demi tiket ke final.

“Kami tidak merasakan tekanan. Kami sudah berpengalaman bermain di semifinal Piala Dunia dan kami berharap itu membantu,” ujar Mac Allister.

Meski percaya diri, Mac Allister tidak meremehkan kekuatan lawan. Pemain Liverpool itu menilai Inggris memiliki kualitas yang bisa menyulitkan Argentina.

“Inggris mempunyai sederet pemain yang luar biasa dan mereka ditangani pelatih yang bagus. Saya sama sekali tidak terkejut mereka bisa sampai sejauh ini (di Piala Dunia 2026-red),” kata pria berusia 27 tahun itu.

Mac Allister menegaskan Argentina tetap menghormati setiap lawan. Caranya adalah dengan tampil maksimal sepanjang pertandingan.

Menurut dia, seluruh pemain Argentina siap berjuang habis-habisan demi negara mereka. Target utama tim asuhan Lionel Scaloni adalah menang dan melaju ke partai puncak.

“Kami akan melakukan setiap usaha terbaik yang kami bisa,” tutur dia.

Argentina datang dengan ambisi besar mempertahankan trofi Piala Dunia. Gelar terakhir mereka diraih pada 2022 dan kini mereka bertekad menyingkirkan Inggris di semifinal.

Catatan pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan yang ketat. Argentina dan Inggris sudah 14 kali bertanding.

Inggris memenangi enam laga. Argentina meraih tiga kemenangan, sedangkan lima laga lainnya berakhir imbang.

Kemenangan terakhir Argentina atas Inggris di Piala Dunia terjadi pada babak 16 besar edisi 1998. Saat itu, Argentina bermain imbang 2-2 pada waktu normal dan babak tambahan.

Laga kemudian ditentukan lewat adu penalti. Argentina menang 4-3 dan melaju ke babak berikutnya.

Salah satu duel paling bersejarah antara kedua negara terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986. Argentina menang 2-1 berkat dua gol ikonik Diego Maradona.

Dua gol itu dikenal sebagai gol “tangan Tuhan” dan gol “yang terbaik abad ini”. Pada edisi tersebut, Argentina akhirnya keluar sebagai juara dunia.

Secara keseluruhan, Argentina sudah mengoleksi tiga trofi Piala Dunia, yakni pada 1978, 1986 dan 2022. Sementara itu, Inggris baru sekali menjadi juara, tepatnya pada 1966.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar