Duel Amerika Serikat vs Australia akan tersaji pada laga kedua Grup D Piala Dunia 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Seattle Stadium pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 02.00 WIB, dan disiarkan TVRI.
Laga ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk menjaga start sempurna di turnamen. Amerika Serikat membuka perjalanan mereka dengan kemenangan 4-1 atas Paraguay. Australia juga datang dengan modal positif setelah menundukkan Turki 2-0 pada pertandingan pertama.
Dengan kondisi itu, pertemuan di Seattle Stadium berpotensi menjadi salah satu laga penting di Grup D. Kemenangan akan membuat peluang lolos ke babak 32 besar semakin terbuka, terutama bagi Australia yang sudah membuat kejutan pada laga pembuka.
Baca juga: Klasemen Piala Dunia 2026: Format Baru dan Hasil Awal Fase Grup
Amerika Serikat vs Australia: Modal Positif dari Laga Pertama
Amerika Serikat datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk The Stars and Stripes menunjukkan permainan agresif sejak awal ketika menghadapi Paraguay. Mereka unggul cepat pada menit ketujuh setelah Damian Bobadilla mencetak gol bunuh diri.
Folarin Balogun kemudian menjadi tokoh utama kemenangan Amerika Serikat. Penyerang itu mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-31 dan ke-50. Paraguay sempat memperkecil ketertinggalan melalui Mauricio pada menit ke-73, tetapi Giovanni Reyna memastikan kemenangan 4-1 lewat gol pada menit ke-98.
Hasil itu melanjutkan sinyal positif Amerika Serikat dari laga pemanasan. Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, mereka sempat menang 3-2 atas Senegal dan hanya kalah tipis 1-2 dari Jerman.
Pelatih Mauricio Pochettino tentu berharap timnya bisa menjaga performa tersebut saat menghadapi Australia. Namun, kondisi Christian Pulisic menjadi salah satu hal yang diperhatikan. Pulisic ditarik keluar pada babak pertama saat melawan Paraguay karena cedera ringan. Meski begitu, Pochettino dan Tyler Adams menyatakan bahwa Pulisic siap menghadapi Socceroos.
Australia Andalkan Disiplin Pertahanan
Australia juga tidak kalah percaya diri. Socceroos mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Turki, tim yang banyak dijagokan sebagai salah satu kuda hitam turnamen.
Dua gol Australia pada laga tersebut dicetak Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe. Meski menang, Australia sebenarnya banyak mendapat tekanan. Mereka hanya menguasai 28 persen bola dan melepaskan sembilan tembakan, sementara Turki mencatatkan 30 tembakan.
Kunci kemenangan Australia ada pada kedisiplinan lini belakang dan penampilan Patrick Beach. Kiper berusia 22 tahun itu tampil menonjol dalam debut kompetitifnya bersama tim nasional dengan membuat delapan penyelamatan penting.
Pelatih Tony Popovic bisa saja kembali menurunkan komposisi yang sama seperti ketika mengalahkan Turki. Beach diperkirakan mempertahankan posisinya di bawah mistar, dengan dukungan tiga bek Alessandro Circati, Harry Souttar, dan Cameron Burgess.
Rekor Pertemuan dan Perkiraan Susunan Pemain
Secara rekor pertemuan, Amerika Serikat unggul atas Australia. Kedua tim sudah empat kali bertemu dalam pertandingan persahabatan. Amerika Serikat menang dua kali, Australia menang sekali pada 1992, dan satu laga lain berakhir imbang.
Pertemuan terakhir terjadi pada Oktober 2025. Saat itu Amerika Serikat menang 2-1. Australia sempat unggul melalui Jordan Bos, sebelum Haji Wright mencetak dua gol dengan memanfaatkan umpan Cristian Roldan.
Amerika Serikat juga punya pengalaman lebih panjang di Piala Dunia. Mereka telah lolos ke turnamen ini sebanyak 12 kali. Sementara itu, bagi Australia, Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketujuh mereka di panggung terbesar sepak bola.
Perkiraan susunan pemain Amerika Serikat: Matthew Freese; Alexander Freeman, Chris Richards, Tim Ream, Antonee Robinson; Malik Tillman, Tyler Adams, Sergino Dest, Weston McKennie; Christian Pulisic, Folarin Balogun. Pelatih: Mauricio Pochettino.
Perkiraan susunan pemain Australia: Patrick Beach; Alessandro Circati, Harry Souttar, Jacob Italiano, Jordan Bos, Cameron Burgess; Connor Metcalfe, Aiden O’Neill, Paul Okon-Engstler; Mohamed Toure, Nestory Irankunda. Pelatih: Tony Popovic.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Amerika Serikat menunjukkan kualitas serangan yang tajam pada laga pembuka. Balogun dan Reyna menjadi ancaman nyata, sementara dukungan publik tuan rumah bisa memberi energi tambahan bagi tim asuhan Pochettino.
Di sisi lain, Australia sudah membuktikan kemampuan bertahan saat meredam Turki. Namun, mengulang penampilan sekuat itu tidak akan mudah, terutama jika mereka kembali harus menghadapi tekanan besar sepanjang pertandingan.
Dengan kualitas lini serang dan status sebagai tuan rumah bersama, Amerika Serikat diperkirakan akan lebih banyak mendominasi permainan. Australia tetap punya peluang memberi perlawanan lewat pertahanan disiplin, tetapi AS lebih diunggulkan untuk mengamankan kemenangan dan mempertahankan awal sempurna di Grup D Piala Dunia 2026.
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

