AC Milan kalah telak 0-3 dari Udinese pada pekan ke-32 Liga Italia di Stadion San Siro, Milan, Sabtu waktu setempat. Hasil ini membuat Rossoneri gagal memanfaatkan laga kandang dan harus menyerah di hadapan pendukung sendiri.
Tiga gol Udinese lahir lewat gol bunuh diri Davide Bartesaghi (GBD), sundulan Jurgen Ekkelenkamp, dan gol Arthur Atta. Kekalahan itu membuat AC Milan tetap berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Italia dengan 63 poin dari 32 laga.
Sementara itu, Udinese naik ke peringkat 10 klasemen sementara Liga Italia. Mereka kini mengoleksi 43 poin dari 32 pertandingan dan berjarak 14 poin dari zona Eropa.
Sejak awal pertandingan, Milan mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, sejumlah upaya mereka tidak mampu memberi ancaman berarti ke gawang Udinese.
Udinese justru mampu membuka keunggulan pada menit ke-27. Davide Bartesaghi mencetak gol bunuh diri yang membuat tim tamu unggul 1-0.
Setelah memimpin, Udinese tampil lebih berani menekan pertahanan Milan. Mereka sempat mengancam lewat tembakan Keinan Davis, tetapi bola masih membentur mistar gawang.
Tim tamu kemudian menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-37. Umpan lambung Nicolo Zaniolo disambut sundulan Jurgen Ekkelenkamp yang masuk ke gawang Milan.
Memasuki babak kedua, Milan berusaha bangkit untuk memperkecil ketertinggalan. Akan tetapi, usaha mereka kembali tidak menghasilkan peluang berbahaya.
Udinese malah mencetak gol ketiga pada menit ke-71. Arthur Atta berhasil membobol gawang Milan dan mengubah skor menjadi 3-0.
Setelah tertinggal tiga gol, Milan terus mencoba mencari gol balasan. Namun hingga pertandingan berakhir, skor 3-0 untuk kemenangan Udinese tetap tidak berubah.
Hasil ini menjadi pukulan bagi AC Milan dalam persaingan papan atas. Di sisi lain, Udinese membawa pulang tiga poin penting dari San Siro.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

