Messi Ungkap Kekecewaan usai Argentina Gagal Mempertahankan Gelar Piala DuniaPersija Perpanjang Kontrak Andritany hingga 2026/2027Selebrasi kemenangan Spanyol diwarnai penangkapan sejumlah orang, aparat amankan situasiIndonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030: Peluang Terbuka jika Syarat Kualifikasi TerpenuhiAlasan Pemain Sepak Bola Mengenakan Sport Bra: Penjelasan Fungsi dan ManfaatnyaDaftar Top Skor Piala Dunia dari Masa ke Masa: Catatan Lengkap Para Pencetak Gol TerbanyakDaftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun: Spanyol Raih Gelar Dua KaliDaftar pemain muda menonjol di setiap edisi Piala Dunia: Cubarsi jadi nama terbaruDaftar peraih Sarung Tangan Emas di Piala Dunia: Kiprah para kiper terbaik dari masa ke masaJurnalis Internasional Apresiasi Pelaksanaan Piala Dunia 2026 dinilai berjalan tertib dan terorganisasiMessi Ungkap Kekecewaan usai Argentina Gagal Mempertahankan Gelar Piala DuniaPersija Perpanjang Kontrak Andritany hingga 2026/2027Selebrasi kemenangan Spanyol diwarnai penangkapan sejumlah orang, aparat amankan situasiIndonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030: Peluang Terbuka jika Syarat Kualifikasi TerpenuhiAlasan Pemain Sepak Bola Mengenakan Sport Bra: Penjelasan Fungsi dan ManfaatnyaDaftar Top Skor Piala Dunia dari Masa ke Masa: Catatan Lengkap Para Pencetak Gol TerbanyakDaftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun: Spanyol Raih Gelar Dua KaliDaftar pemain muda menonjol di setiap edisi Piala Dunia: Cubarsi jadi nama terbaruDaftar peraih Sarung Tangan Emas di Piala Dunia: Kiprah para kiper terbaik dari masa ke masaJurnalis Internasional Apresiasi Pelaksanaan Piala Dunia 2026 dinilai berjalan tertib dan terorganisasi
Spanyol dinilai layak menjadi juara dunia usai tampil konsisten sepanjang turnamen
Piala Dunia

Spanyol dinilai layak menjadi juara dunia usai tampil konsisten sepanjang turnamen

Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 pada 19 Juli 2026 di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. La Furia Roja mengalahkan Argentina lewat gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 di partai final.

“Namun, di atas semua cerita ini, dunia akhirnya terpuaskan menyaksikan tim terbaik naik ke podium juara Piala Dunia 2026. Mereka tampil tak terkalahkan, hanya kebobolan satu gol, dan konsisten menyerang sepanjang turnamen.”

Gelar itu membuat Spanyol mengulang pola seperti 16 tahun lalu. Mereka kembali menjadi juara dunia setelah lebih dulu menjuarai Piala Eropa, seperti saat menjuarai Piala Dunia 2010.

Final ini mempertemukan juara Piala Eropa dengan juara Copa America. Spanyol datang sebagai raja Eropa, sedangkan Argentina berstatus kampiun Amerika Selatan.

Argentina harus puas menjadi runner up. Mereka gagal meraih gelar Piala Dunia keempat sekaligus gagal menyamai Brasil sebagai tim yang mampu mempertahankan trofi juara dunia.

Gol penentu kemenangan Spanyol lahir pada babak tambahan waktu. Ferran Torres mencetak gol setelah menerima assist dari Nico Williams, yang sama-sama masuk sebagai pemain pengganti.

Sebelum gol itu tercipta, Emiliano Martinez tampil gemilang di bawah mistar Argentina. Kiper itu membukukan 12 penyelamatan sampai menit ke-106.

Nico Williams berusia 24 tahun dalam turnamen ini. Sementara Ferran Torres berusia 26 tahun, sama dengan rata-rata usia skuad Spanyol pada Piala Dunia edisi 48 tim ini.

Dengan rata-rata usia 26 tahun, Spanyol masuk dalam kelompok tim muda di Piala Dunia 2026. Dari 12 tim dengan skuad muda, Pantai Gading menjadi yang termuda dengan rata-rata usia 25 tahun.

Meski diisi banyak pemain muda, Spanyol tampil matang saat menghadapi Argentina. Tim asuhan Luis de la Fuente mampu menjaga emosi sepanjang 120 menit melawan lawan yang rata-rata berusia 29 tahun.

Spanyol disebut tidak terpancing provokasi para pemain Argentina. Mereka tetap fokus menjalankan rencana permainan tanpa harus berlebihan mematikan Lionel Messi.

Tim asuhan Luis de la Fuente memilih menutup aliran bola kepada Messi. Cara itu membuat pengaruh sang bintang berkurang dalam laga final.

Messi juga gagal merebut penghargaan Golden Boot. Penghargaan itu jatuh ke tangan pemain Prancis, Kylian Mbappe.

Secara umum, skuad muda Spanyol dinilai lebih kuat dan lebih bertenaga dibandingkan Argentina. Ketangguhan itu terlihat dari konsistensi permainan mereka sepanjang turnamen hingga akhirnya mengangkat trofi.

Spanyol pun menutup Piala Dunia 2026 dengan status tak terkalahkan. Mereka hanya kebobolan satu gol selama turnamen dan konsisten tampil menyerang sampai final.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar