PSMS Kalah 0-1 dari Tuan Rumah Garudayaksa pada Laga Tandang
Sepakbola Indonesia

PSMS Kalah 0-1 dari Tuan Rumah Garudayaksa pada Laga Tandang

PSMS Medan Kalah 0-1 dari Garudayaksa di Pakansari

PSMS Medan kalah 0-1 dari Garudayaksa pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship, Sabtu, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Hasil ini membuat tim tamu pulang tanpa poin dari markas Garudayaksa.

Satu-satunya gol dalam pertandingan itu dicetak Everton pada menit ke-7. Gol cepat tersebut menjadi pembeda hingga laga berakhir.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, mengaku kecewa dengan hasil yang didapat timnya. Ia menilai anak asuhnya gagal memaksimalkan banyak peluang yang tercipta sepanjang pertandingan.

“Kami kecewa dengan hasil ini karena tadi banyak peluang dan tidak bisa bikin gol. Kita bermain dengan keunggulan pemain, tapi tidak maksimal. Secara pribadi saya sangat kecewa,” ujarnya, usai pertandingan.

Eko juga menilai PSMS seharusnya mampu mengendalikan jalannya laga. Namun, Garudayaksa justru bisa menjaga keunggulan setelah mencetak gol lebih dulu.

“Harusnya kita bisa menguasai pertandingan. Tapi hasil berkata lain. Lawan bisa mencetak gol dan inilah sepak bola. Ini jadi bahan evaluasi kami,” katanya.

Pada babak kedua, PSMS bermain dengan keunggulan jumlah pemain. Meski begitu, situasi itu tidak mampu dimanfaatkan secara maksimal untuk mengejar ketertinggalan.

Menurut Eko, setelah Garudayaksa bermain dengan 10 pemain, lawan memilih bertahan sangat dalam. Tuan rumah juga mengandalkan serangan balik untuk meredam tekanan PSMS.

“Selepas mereka kekurangan pemain, mereka bermain sangat dalam dengan lima pemain belakang dan mengandalkan counter attack. Kita kesulitan menembus, padahal ada peluang,” katanya.

Kekalahan ini membuat PSMS harus segera berbenah. Eko menegaskan timnya masih memiliki tiga pertandingan tersisa yang harus dimaksimalkan.

“Kita harus sapu bersih tiga laga sisa, dua di kandang dan satu tandang,” katanya.

Kekecewaan serupa juga disampaikan pemain PSMS, Jodi Kurniady. Ia menyebut seluruh pemain sudah berusaha keras untuk meraih kemenangan, tetapi hasil akhir belum sesuai harapan.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Kami akan berbenah lagi ke depan,” katanya.

Hasil ini menjadi pukulan bagi PSMS. Tim tersebut kembali gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dalam dua laga terakhir.

Evaluasi pun menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSMS sebelum menjalani dua laga kandang dan satu laga tandang berikutnya. Tiga pertandingan sisa itu akan penting untuk upaya bertahan di Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Komentar