PSG kalahkan Bayern setelah mendapat tekanan sepanjang pertandingan
Liga Champions

PSG kalahkan Bayern setelah mendapat tekanan sepanjang pertandingan

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique mengatakan timnya menderita sepanjang laga saat mengalahkan Bayern Muenchen 5-4 pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu dini hari WIB, di Stadion Parc des Princes, Paris.

Meski menang, Enrique menilai pertandingan berjalan sangat sulit untuk timnya. Bayern disebut tampil sebagai salah satu tim terbaik di Eropa saat ini.

“Kami menang, tapi menderita. Dan situasi seperti itu akan terjadi lagi pada leg kedua,” ujar Enrique, dikutip dari laman PSG.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, Bayern datang dengan status juara Liga Jerman 2025/2026. Sampai pertandingan tersebut, Bayern juga baru menelan tiga kekalahan pada musim ini di semua kompetisi.

“Jadi memang sangat sulit. Mereka memulai pertandingan lebih baik dari kami. Kami kebobolan lebih dahulu dan kesulitan mengendalikan laga. Namun, pelan-pelan kami menunjukkan permainan kami yang sebenarnya,” tutur Enrique.

Enrique menyebut duel melawan Bayern sebagai pertandingan yang luar biasa. Kedua tim saling menyerang sejak menit awal hingga akhir laga.

Gelandang PSG, Vitinha, sependapat dengan penilaian pelatihnya. Ia menyebut laga itu fantastis dan menjadi jenis pertandingan yang disukai para suporter.

“Saya pikir semua pencinta sepak bola pasti senang melihatnya. Jujur, susah sekali melawan mereka (Bayern-red), tetapi mereka pasti juga berpikir begitu soal kami. Beruntung kami memiliki keunggulan satu gol, tetapi itu bisa saja tidak berarti apa-apa. Sekarang kami menuju Muenchen dengan keinginan dan tujuan yang sama yaitu bermain bagus dan menang, seperti yang selalu kami lakukan,” kata Vitinha.

Bayern Muenchen membuka keunggulan lebih dulu lewat penalti Harry Kane pada menit ke-17. PSG lalu membalikkan keadaan melalui gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-24 dan Joao Neves pada menit ke-33.

Tim tamu mampu menyamakan skor menjadi 2-2 lewat Michael Olise pada menit ke-41. Namun, PSG kembali menjauh melalui penalti Ousmane Dembele pada menit 45+5, gol Kvaratskhelia pada menit ke-56, dan gol kedua Dembele pada menit ke-58.

Keunggulan PSG sempat terlihat aman saat skor berubah menjadi 5-2. Akan tetapi, Bayern bangkit dan memperkecil kedudukan lewat Dayot Upamecano pada menit ke-65 serta Luis Diaz pada menit ke-68.

Skor 5-4 bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil itu membuat PSG membawa keunggulan tipis satu gol menuju leg kedua.

Berdasarkan statistik UEFA, Bayern sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 55 persen. Bayern juga mencatat tujuh tembakan tepat sasaran dari 10 percobaan.

PSG melepaskan 12 percobaan tembakan sepanjang pertandingan. Dari jumlah itu, lima tembakan mengarah tepat ke gawang.

Leg kedua semifinal tersebut akan dimainkan pada Kamis (7/5) dini hari WIB di Stadion Allianz Arena, Muenchen. PSG akan berusaha mempertahankan keunggulan agregat, sedangkan Bayern memburu kemenangan di kandang sendiri.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar