Spanyol di Piala Dunia: Peran Pemain Diaspora dalam Persaingan Tim NasionalFIFA Selidiki Kericuhan di Lapangan usai Final Piala Dunia 2026Rudi Garcia Tak Perpanjang Kontrak sebagai Pelatih Belgia usai Masa Kerja BerakhirMessi Ungkap Kekecewaan usai Argentina Gagal Mempertahankan Gelar Piala DuniaPersija Perpanjang Kontrak Andritany hingga 2026/2027Selebrasi kemenangan Spanyol diwarnai penangkapan sejumlah orang, aparat amankan situasiIndonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030: Peluang Terbuka jika Syarat Kualifikasi TerpenuhiAlasan Pemain Sepak Bola Mengenakan Sport Bra: Penjelasan Fungsi dan ManfaatnyaDaftar Top Skor Piala Dunia dari Masa ke Masa: Catatan Lengkap Para Pencetak Gol TerbanyakDaftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun: Spanyol Raih Gelar Dua KaliSpanyol di Piala Dunia: Peran Pemain Diaspora dalam Persaingan Tim NasionalFIFA Selidiki Kericuhan di Lapangan usai Final Piala Dunia 2026Rudi Garcia Tak Perpanjang Kontrak sebagai Pelatih Belgia usai Masa Kerja BerakhirMessi Ungkap Kekecewaan usai Argentina Gagal Mempertahankan Gelar Piala DuniaPersija Perpanjang Kontrak Andritany hingga 2026/2027Selebrasi kemenangan Spanyol diwarnai penangkapan sejumlah orang, aparat amankan situasiIndonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2030: Peluang Terbuka jika Syarat Kualifikasi TerpenuhiAlasan Pemain Sepak Bola Mengenakan Sport Bra: Penjelasan Fungsi dan ManfaatnyaDaftar Top Skor Piala Dunia dari Masa ke Masa: Catatan Lengkap Para Pencetak Gol TerbanyakDaftar Juara Piala Dunia dari Tahun ke Tahun: Spanyol Raih Gelar Dua Kali
Pratinjau Inggris vs Argentina: Duel klasik penentu tiket ke final
Piala Dunia

Pratinjau Inggris vs Argentina: Duel klasik penentu tiket ke final

Inggris akan menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis WIB. Laga ini menjadi perebutan tiket final untuk menantang Spanyol. Spanyol lebih dulu lolos setelah mengalahkan Prancis 2-0.

Duel ini mempertemukan dua tim yang sama-sama menempuh jalan berat menuju empat besar. Inggris dan Argentina beberapa kali harus bangkit dari ketertinggalan. Keduanya juga sempat melewati pertandingan fase gugur lewat perpanjangan waktu.

Perjalanan Inggris ke semifinal

Inggris mencapai semifinal setelah melewati tiga laga ketat di fase gugur. Tim asuhan Thomas Tuchel mengalahkan Republik Demokratik Kongo 2-1 pada babak 32 besar. Setelah itu, mereka menundukkan tuan rumah Meksiko 3-2 pada babak 16 besar.

Pada laga melawan Meksiko, Inggris menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain. The Three Lions kemudian menang 2-1 atas Norwegia lewat perpanjangan waktu pada perempat final. Jude Bellingham menjadi pembeda setelah mencetak dua gol.

Kemampuan bangkit menjadi kekuatan utama Inggris di fase gugur. Mereka dua kali membalikkan keadaan saat melawan Republik Demokratik Kongo dan Norwegia. Namun, Tuchel sebelumnya menyebut performa timnya masih harus meningkat untuk melewati Argentina.

Lini depan Inggris sejauh ini bertumpu pada Harry Kane dan Bellingham. Keduanya sama-sama telah mencetak enam gol. Secara total, mereka menyumbang 12 dari 13 gol Inggris sepanjang turnamen.

Bellingham juga datang ke semifinal dengan performa tajam. Ia mencetak empat gol dalam dua pertandingan terakhir. Catatan itu membuat Inggris memiliki andalan jelas untuk membongkar pertahanan lawan.

Argentina masih bertumpu pada Messi

Argentina juga harus bekerja keras untuk mencapai semifinal. Tim asuhan Lionel Scaloni mengalahkan Tanjung Verde 3-2 lewat perpanjangan waktu pada babak 32 besar. Setelah itu, La Albiceleste menumbangkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar.

Kemenangan atas Mesir didapat setelah Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol. Pada perempat final, mereka lalu mengalahkan Swiss 3-1 melalui perpanjangan waktu. Hasil itu membawa juara bertahan kembali ke empat besar.

Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina. Kapten berusia 39 tahun itu telah mencetak delapan gol. Ia berada di jajaran teratas daftar pencetak gol turnamen.

Messi memang tidak mencetak gol saat melawan Swiss. Namun, ia menyumbang umpan untuk gol pembuka Alexis Mac Allister. Meski begitu, serangan Argentina tidak hanya bergantung pada Messi.

FIFA mencatat tujuh pemain Argentina lainnya juga sudah mencetak gol pada Piala Dunia 2026. Fakta itu menunjukkan variasi ancaman dari tim asuhan Scaloni. Argentina pun datang dengan modal pengalaman sebagai juara bertahan.

Rekor pertemuan di Piala Dunia

Pertandingan ini akan menjadi pertemuan keenam Inggris dan Argentina dalam sejarah Piala Dunia. Inggris memenangi dua pertemuan awal pada 1962 dan 1966. Argentina lalu membalas pada perempat final 1986 lewat penampilan Diego Maradona.

Argentina kembali menyingkirkan Inggris lewat adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 1998. Sementara itu, Inggris memenangi duel terakhir kedua negara dengan skor 1-0 pada fase grup Piala Dunia 2002. Gol kemenangan saat itu dicetak melalui tendangan penalti David Beckham.

Inggris membawa ketajaman Kane dan Bellingham ke semifinal ini. Di sisi lain, Argentina mengandalkan kreativitas Messi dan kedalaman lini serang. Laga di Atlanta pun berpeluang kembali ditentukan pada momen-momen krusial.

Perkiraan susunan pemain

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Reece James, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.

Argentina (4-1-2-1-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Facundo Medina, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Leandro Paredes; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister; Enzo Fernandez; Julian Alvarez, Lionel Messi.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar